Jembatan Penyeberangan di Mataram Kurang Dimanfaatkan

Mataram (Suara NTB) – Jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ada di Kota Mataram kurang dimanfaatkan warga. Ada dua JPO di Kota Mataram, di antaranya di Jalan Langko, dekat simpang empat Bank Indonesia dan di Jalan Sandubaya, Sweta, dekat pusat pertokoan di wilayah tersebut. Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram, Mahfuddin Noor, S.Sos menyampaikan fungsi JPO sebagai fasilitas pelayanan lalu lintas kepada masyarakat sehingga mereka yang menyeberang terjamin keselamatannya.

Mahfuddin mengatakan JPO ini khusus dibangun di kawasan-kawasan yang padat lalu lintas. “Memang kita akui bahwa masyarakat kita belum begitu minded menggunakan JPO, jembatan penyeberangan orang. Kita harapkan supaya pakailah fasilitas itu ketika di jalan-jalan padat lalu lintas supaya jauh lebih aman dan terjamin,” jelasnya.

Iklan

Pihaknya juga kerap mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. “Jangan dibiarkan fasilitas itu tak terpakai,” imbuhnya. Ia mengatakan sebenarnya masyarakat tidak enggan memanfaatkan fasilitas tersebut, tapi memang kesadarannya belum ada. Masyarakat lebih suka dengan hal-hal praktis, langsung menyeberang jalan daripada naik ke JPO.

“Bukan enggan, cuma belum minded. Mindset kita masih mencari yang praktis. Padahal mencari yang praktis lebih rentan terhadap bahaya. Saya kira kalau payah-payah sedikit naik tangga, tetapi aman kita, tidak terganggu, tidak cemas terhadap lalu lintas,” jelas Mahfuddin.

Dua titik lokasi JPO ini disampaikan Mahfuddin merupakan kawasan rawan. Apalagi JPO yang berada di depan SMPN 2 dan SMPN 15 Mataram atau dekat Bank Indonesia merupakan titik kemacetan khususnya pada jam pulang sekolah karena kerap kali badan jalan dijadikan lokasi parkir para penjemput anak sekolah. “Ini kita imbau kepada masyarakat, kembali lagi kepada pola pikir masyarakat. Pergunakan fasilitas-fasilitas yang sudah disiapkan pemerintah terutama yang menjamin aspek keselamatan kita di jalan,” imbaunya.

  Pukul Karyawan Pengiriman Barang, Warga Kekalik Nyaris Amuk Pelaku

Mahfuddin membantah JPO tersebut mangkrak dan mubazir. Menurutnya banyak juga yang memanfaatkan tapi belum maksimal. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here