Jembatan La Mori, Kebanggaan Masyarakat Desa Sie

Bima (Suara NTB) – Orang-orang besar selalu memiliki cara untuk meninggalkan jejak yang akan dikenang dari hidupnya. Demikian pula H. Mori Hanafi, SE, M.Comm. Calon Wakil Gubernur NTB nomor urut 2 ini, membantu masyarakat di desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima membangun sebuah jembatan sederhana. Jembatan itu pun diberi nama seperti namanya : Jembatan La Mori.

Walaupun sederhana, keberadaan jembatan itu sangat membantu mobilitas warga. Makanya, tidak heran jika kehadiran H. Mori Hanafi di desa tersebut disambut hangat dan meriah oleh warga setempat. Mori Hanafi hadir di Sie untuk melakukan kampanye dialogis di Lapangan Sie, Selasa (27/3).

Iklan

Selain melakukan pengukuhan tim pemenangan kepada para tokoh agama dan tokoh gender, Mori Hanafi juga menerima aspirasi dari warga Kecamatan Monta.

Kunjungan kali ini memang terasa sangat berbeda karena warga Desa Sie yang terletak di Kecamatan Monta memberikan nama Mori Hanafi sebagai nama jembatan yang menghubungkan warga Desa dan sekitarnya.

“Jembatan La Mori ini sangat diperlukan oleh masyarakat di Desa Sie, Kecamatan Monta. Kami sangat bersyukur Bapak Mori Hanafi rela merogoh koceknya sendiri untuk membangun jembatan ini dan membuat warga sekitar bisa beraktifitas tanpa perlu menyebrangi sungai lagi,” demikian ucap salah satu warga Desa Sie, sore itu pada saat Mori Hanafi berkunjung.

Jembatan ini dibangun dengan tenaga gotong royong warga desa dan bantuan dana dari H. Mori Hanafi jauh sebelum pencalonan beliau menjadi Calon Wakil Gubernur NTB. Ini semata-mata adalah bentuk kepedulian Mori Hanafi terhadap aspirasi warga Desa Sie yang selama ini merasakan kesulitan untuk beraktivitas.

Di kesempatan berbeda, Calon Gubernur NTB, TGH. Ahyar Abduh yang tampil bersama Mori di Pilkada NTB 2018 menghadiri pertemuan terbatas tingkat kabupaten di Lombok Utara, Rabu, 28 Maret 2018. Pertemuan terbatas ini dihadiri ribuan pendukung, relawan, dan simpatisan paslon yang didukung sembilan partai politik ini.

Kegiatan kampanye ini juga dihadiri tokoh masyarakat berpengaruh, seperti ketua pemenangan partai koalisi dari Partai Bulan Bintang Fathul Mubin, selain itu, beberapa tokoh parpol seperti L Lukman (PDI-Perjuangan), Ashatul anwar (PKPI), Muzani umar (PPP), Khaeril Anwar (Gerindra), Masduki (HANURA), Muallan (Gerindra) dan beberapa tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda Lombok Timur lainnya.

Saat menyampaikan orasi politik, Fathul Mubin menyampaikan bahwa partai politik pengusung sangat solid dan siap berjuang 100% demi memenangkan Ahyar-Mori. “Kami bersama Gabungan Partai Politik Pengusung di Kabupaten Lombok Timur siap untuk berjuang, apapun resikonya, apapun hambatannya, kami siap berjuang untuk memenangkan Ahyar-Mori dan mewujudkan NTB untuk semua,” ujarnya.

Selanjutnya, orasi politik disampaikan Calon Gubernur nomor urut 2, TGH Ahyar Abduh, di depan ribuan masyarakat Suralaga Lombok Timur, Ahyar menyampaikan komitmen dan janji kerja jika terpilih sebagai Gubernur NTB, Periode 2018-2023.

“Kami maju menjadi calon Gubernur tentunya membawa solusi untuk permasalahan di NTB, ada banyak permasalahan yang harus diselesaikan, kami menyiapkan janji kerja, dalam janji kerja kami berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di NTB, diantaranya kami berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer yang ada di provinsi NTB,” ujar Calon Gubernur yang akrab disapa TGA.

Selanjutnya Ahyar menjelaskan bahwa janji yang disampaikan terukur dan sangat realistis dan bisa untuk direalisasikan.

“Kami tidak pernah berjanji untuk memetikan bintang di langit yang tinggi, kami hanya berusaha memberikan solusi yang terbaik untuk Provinsi NTB ini, Masalah pembangunan itu adalah prioritas, mau atau tidak sebagai pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut” tutup Walikota Mataram 2 Periode ini.

Sejumlah masyarakat Lombok Timur yang hadir tentunya sangat berharap, jika pasangan Ahyar-Mori dapat memimpin NTB, bisa mengimplementasikan seluruh janji kerjanya dalam menuntas permasalahan yang ada di NTB. (tim)