Jembatan Dasan Agung Diuji Coba

Lima kendaraan sekaligus melintas di atas jembatan Dasan Agung yang baru tuntas dikerjakan. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Setelah serah terima pekerjaan pekan kemarin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, langsung melakukan uji coba terhadap pemanfaatan jembatan Dasan Agung, Jumat, 23 November 2018.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. Triosatria dengan nomor kontrak 87/DPUPR-KT/PNR-JBT/V/2018 dengan nilai Rp1.886.949.000 dengan masa pengerjaan 150 hari kerja. Pengerjaan jembatan yang menghubungkan Lingkungan Dasan Sari Kelurahan Kebon Sari dengan Lingkungan Dasan Agung, Kelurahan Dasan Agung sempat diperpanjang selama dua minggu.

Iklan

Permintaan penambahan waktu tersebut oleh rekanan karena terdampak gempa bulan Juli – Agustus lalu. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Mataram, H. M. Yamin menjelaskan, rekanan telah menyelesaikan pekerjaannya. Serah terima pekerjaan dilakukan tanggal 18 November pekan kemarin.

Hasil pekerjaan rekanan dilakukan uji coba terhadap kemampuan jembatan menahan bobot. Kapasitas muatan maksimal 14 ton. “Uji coba ini apakah jembatan siap dan mampu digunakan oleh masyarakat. Kita coba tes beban maksimal,” kata Yamin.

Jembatan Dasan Agung diakui menjadi beban. Rekanan sebelumnya CV. Limbu Indah hanya menyelesaikan 30 persen dari nilai kontrak. Sekarang ini, rekanan menyelesaikan secara paket pekerjaan.

Yamin menambahkan, jembatan tersebut telah disediakan penangkal petir dan lampu. Adapun pekerjaan lain yang belum selesai hanya sifatnya meminta bantuan rekanan menata sedikit bagian jembatan. “Kalau jalan sama tanggulnya kita minta tolong ke rekanan. Kalau pekerjaan konstruksi sudah selesai semua,” klaimnya.

Pihaknya akan meletakkan pembatas bagi kendaraan besar dan memasang plat bahwa jembatan itu hanya bisa digunakan kendaraan dengan bobot 8 ton.

Kepala Pelaksana CV. Triosatri, Yudi Kristianto menambahkan, pekerjaan jembatan masih tetap menjadi tanggungjawabnya selama dalam masa pemeliharaan. Pada masa itu, ia tetap komitmen menjaga dan memperbaiki sewaktu – waktu ada kerusakan ataupun kekurangan. “Kami percaya tidak ada masalah,” tambahnya. (cem)