Jembatan Darurat Tampes Segera Dapat Dilalui Kendaraan

Pembangunan jembatan darurat bailey Tampes yang menghubungkan ruas jalan nasional Tanjung - Bayan Lombok Utara, segera rampung. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB mengatakan pembangunan jembatan darurat bailey yang menghubungkan ruas jalan nasional Tanjung – Bayan Lombok Utara akan tuntas seminggu lagi. Saat ini, pihak Balai Pelaksanaan  Jalan Nasional (BPJN) IX Mataram terus mennggenjot pengerjaan pembangunan jembatan darurat tersebut.

‘’Diupayakan satu minggu lagi open traffic. Seminggu lagi ruas jalan nasional Tanjung – Bayan normal kembali,’’ kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR NTB, Ir. H. Sahdan, MT dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 2 Maret 2020.

Iklan

Sahdan mengatakan, pembangunan fondasi dan rangka baja jembatan darurat bailey sudah terpasang. Tinggal dilakukan finishing pekerjaan yang ditargetkan pada minggu ini sudah bisa dilalui oleh kendaraan.

Sebelumnya, jembatan darurat Tampes yang dibangun menggunakan duiker kembali putus setelah diterjang banjir bandang Februari lalu. Pembangunan jembatan bailey ini sempat terkendala persoalan lahan.

Pascakejadian putusnya jembatan beberapa waktu lalu, Sahdan bersama Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. H. Azhar, MM turun ke lokasi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemda Lombok Utara, karena pembangunan jembatan bailey terhambat persoalan lahan.

Pascajembatan tersebut putus beberapa waktu lalu, rangka baja untuk pembangunan jembatan darurat bailey sudah ada di lokasi. Tetapi, pembangunan jembatan darurat bailey tersebut terkendala persoalan lahan.  Persoalan lahan ini akhirnya dapat tuntas. Sehingga pembangunan jembatan darurat bailey mulai dapat dilakukan seminggu yang lalu. (nas)