Jembatan Darurat di Jalur Provinsi Rusak Diterjang Banjir

Evakuasi warga korban jembatan darurat yang ambruk di Kawinda Nae. (Suara NTB/Pusdalops)

Mataram (Suara NTB) – Jembatan darurat di Kawinda Nae, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima putus diterjang banjir pekan kemarin. Akibat kejadian itu, seorang warga terluka. Menyikapi kondisi ini, Pemprov NTB diminta segera turun tangan melakukan perbaikan.

Musibah itu terjadi Jumat, 24 Januari 2020 lalu sekitar pukul 00.10 Wita. Diawali hujan deras malam hari di Dusun Nggaro, Desa Kawinda Nae Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.

Iklan

‘’Akibat putusnya jembatan darurat mengakibatkan korban luka-luka satu orang,’’ ujar Kepala BPBD Kabupaten Bima, Aries Munandar, ST.,MT, sebagaimana informasi disampaikannya melalui Pusdalops BPBD NTB.

Kronologis kejadian, korban dari Desa Labuan Kananga melintas di Desa Kawinda Nae menuju rumahnya  di Desa Rasa Bou. Tiba-tiba hujan deras, namun korban tetap melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.

‘’Sampai di Desa Kawinda Nae Dusun Nggaro, jembatan darurat yang dilaluinya putus. Korban terbentur dan mengakibatkan korban luka-luka,’’ kata Aries.

Korban pun dievakuasi ke Puskesmas Tambora. Karena luka cukup parah, korban dilarikan ke RSUD Dompu. Ditambahkan Aries, masyarakat bersama BPBD membangun jembatan darurat agar bisa dilalui kendaraan roda dua. Pengendara pun harus hati-hati melalui jembatan darurat itu.

Belum dipastikannya soal pembangunan ruas jalan tersebut, karena jadi kewenangan Pemprov NTB. ‘’Penanganan sementara dibuat jembatan darurat. Diharapkan, penanganan oleh provinsi. Karena ruas Tambora Sanggar masuk klasifikasi jalan provinsi,’’ jelasnya. (ars)