Jemaah Travel Sabilina Tuntas Laksanakan Umrah

Jamaah Sabilina Tours and Travels tiba di Bandara LIA Jumat, 6 Maret 2020 setelah selesai rangkaian ibadah Umrah. (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Jemaah Umrah PT. Sabilina Tours and Travels sukses melaksanakan rangkaian perjalanan Umrah di Mekah. Ini sekaligus membantah pemberitaan sebelumnya soal gagal para jemaah yang gagal berangkat.

Rombongan Jemaah Sabilina Tours and Travel tiba di Madinah Senin malam. Saat itu situasi masih normal meski mulai diperketat hingga menjelang Selasa, 24 Februari 2020.

Iklan

Kemudian hari Kamis, 27 Februari 2020, rombongan jemaah berangkat ke Mekah selama tujuh hari melaksanakan rangkaian Umrah hingga Kamis 5 Maret 2020.

“Memang waktu kami masuk ke Mekah, masih bisa masuk,” ujar Perwakilan Travel Umrah Sabilina H. Muhammad Fikri kepada Suara NTB, Minggu, 8 Maret 2020.

Diakui saat mereka masuk, sudah ada larangan masuk Mekah. Tapi jemaah Sabilina dan jemaah lain yang sudah terlanjur masuk masih bisa menuntaskan rangkaian tawaf.

“Jemaah Sabilina yang sukses masuk Mekah walaupun peraturan itu berlaku waktu keberangkatan ke Mekah dari Madinah,” kata Muhammad Fikri. Dipastikannya, rangkaian ibadah Umrah yang dilakukan Jemaah Sabilina berjalan lancar dan khusyuk selama tujuh hari.

Setelah rangkaian tawaf selesai, baru kemudian keluar larangan tawaf di Ka’bah. “Begitu selesai Tawaf Wada’ baru berlaku tidak boleh tawaf di dekat ka’bah,” ujarnya.

Akhirnya mereka menuntaskan rangkaian kegiatan hingga 12 hari Kamis dan hari yang sama persiapan kembali ke Indonesia hingga tiba di Lombok Jumat, 6 Maret 2020.

Dia memastikan jemaah yang sudah pulang dengan aman dan selamat, membawa oleh oleh, termasuk air Zam-zam, layaknya jemaah lainnya. (ars)