Jelang WSBK, RS Mandalika Butuh Dana Lengkapi Fasilitas Standar Internasional

H. Lalu Gita Ariadi dan Oxy Tjahjo Wahjuni (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Rumah Sakit (RS) Mandalika membutuhkan anggaran seratusan miliar untuk melengkapi sejumlah fasilitas standar internasional. Sementara itu, kejuaraan World Superbike Championship (WSBK) di Sirkuit Mandalika semakin dekat, November mendatang.

Direktur RS Mandalika, dr. Oxy Tjahjo Wahjuni, Sp.EM., mengatakan terus dilakukan persiapan agar rumah sakit tersebut menjadi medical sport. ‘’Saya rasa bukan saja untuk event Superbike maupun MotoGP saja, tapi untuk jangka panjang juga. Karena letaknya mendukung DSP Mandalika,’’ ujar Oxy dikonfirmasi usai rapat di Kantor Gubernur, Rabu, 21 Juli 2021.

Iklan
RS Mandalika (Suara NTB/dok)

Dalam waktu dekat, kata Oxy, RS Mandalika diharapkan mampu memback up event WSBK pada bulan November  dan MotoGP pada Maret 2022. Oxy mengaku sudah mengajukan usulan anggaran ke Sekda NTB selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar mendapatkan dukungan pada APBD Perubahan 2021.

Oxy tak menyebutkan jumlah anggaran yang diajukan. Tetapi secara total, anggaran yang dibutuhkan untuk menjadikan RS Mandalika dengan dilengkapi peralatan medis standar internasional sekitar seratusan miliar rupiah.

‘’Yang menyedot anggaran cukup besar seperti alat penunjang seperti CT Scan dan RMI (Magnetic Resonance Imaging). Dan untuk bangunan juga seperti finishing, landscap. Total keseluruhan bisa mencapai seratusan miliar rupiah,’’ sebutnya.

Namun, agar dapat fungsional, pihaknya mengajukan anggaran sesuai prioritas atau kebutuhan saat ini. Dikatakan, kebutuhan anggaran agar dapat melengkapi fasilitas RS Mandalika yang berstandar internasional diajukan lewat APBD Perubahan dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dikatakan, pada Agustus mendatang, Dorna Sports sebagai penyelenggara WSBK dan MotoGP akan berkunjung ke Mandalika dalam rangka homologasi Sirkuit Mandalika. Dari kegiatan tersebut juga nantinya akan diketahui apa saja kekurangan-kekurangan fasilitas di RS Mandalika yang perlu dilengkapi.

Sementara itu, Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si., mengatakan TAPD sedang melakukan pembahasan terkait dengan kebutuhan anggaran untuk melengkapi fasilitas RS Mandalika. “Mudah-mudahan nanti ada solusi terbaik. Kita sedang upayakan. Tetap ada kendala karena situasi. Kemampuan keuangan kita yang terbatas,” katanya.

Dengan keterbatasan anggaran daerah, semua opsi sedang dibahas termasuk mengajukan anggaran ke Kemenkes. Dalam kondisi keuangan yang terbatas, kata Sekda, diupayakan agar RS Mandalika bisa fungsional.

Sirkuit Mandalika akan menjadi tempat perhelatan World Superbike Championship (WSBK) pada 12 – 14 November mendatang. Selain itu, Sirkuit Mandalika juga menjadi tempat dihelatnya MotoGP yang direncanakan Maret 2022.

Rumah Sakit (RS) Mandalika yang berada di wilayah Pujut, Lombok Tengah menjadi infrastruktur pendukung perhelatan dua event internasional tersebut. Agar dapat digunakan sebagai infrastruktur pendukung, maka RS Mandalika harus dilengkapi helipad dan alat kesehatan canggih seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau pencitraan resonansi magnetik. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional