Jelang WSBK, Kemenhub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Menuju KEK Mandalika

Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat), Budi Setiyadi, mendapat penjelasan terkait rencana rekayasa lalu lintas jelang gelaran WSBK dari Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo, saat meninjau pembangunan sirkuit internasional Mandalika, Sabtu (11/9). (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Gelaran balap World Superbike (WSBK) yang direncanakan digelar pada bulan November 2021 mendatang di sirkuit internasional Mandalika, mendapat perhatian serius dari pemerintah. Berbagai persiapan terus dilakukan termasuk oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan The Mandalika.  Salah satunya, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan konsep rekayasa lalu lintas. Termasuk fasilitas pendukung lainnya.

Rekayasa lalu lintas tersebut penting, untuk memastikan arus lalu lintas dari dan menuju kawasan The Mandalika tetap lancar. Mengingat, pengunjung yang bakal datang pada gelaran WSBK tersebut nantinya dipredikasikan cukup banyak. ‘’Prediksi kita tidak kurang dari 50.000 pengunjung akan menuju KEK Mandalika pada gelaran event WSBK November mendatang,’’ sebut Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo, dalam keterangan yang diterima Suara NTB, Senin, 13 september 2021 kemarin.

Iklan

Kemenhub diwakili Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat (Hubdat), Budi Setiyadi, Sabtu, 11 September 2021 sudah menyempatkan diri melakukan peninjauan lapangan ke kawasan The Mandalika. Untuk melihat langsung konsep ataupun skenario rekayasa lalu lintas yang direncanakan pada gelaran WSBK nantinya.

‘’Kemenhub juga berkomitmen memberikan support terkait hal-hal yang ada pada ranah Kemenhub itu sendiri,’’ jelasnya. Misalnya, Kemenhub akan menyediakan armada bus Damri sebanyak 46 unit khusus untuk melayani pengunjung selama gelaran WSBK.

Tidak hanya itu, ada juga pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur bypass dari kawasan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) hingga kawasan The Mandalika. Semua fasilitas penunjang tersebut dipastikan sudah tersedia sebelum penyelenggaraan event pada bulan November 2021.

‘’Itu semua diberikan Kemenhub guna mendukung mobilitas para penonton dan kelancaran akses saat penyelenggaraan WSBK nantinya,’’ tegas Arie.

Pasalnya, pengunjung ataupun penonton yang akan datang nantinya, tidak hanya warga Pulau Lombok saja. Tetapi juga dari luar Pulau Lombok dan telah disiapkan lima pintu masuk. Mulai dari Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, Kayangan serta BIZAM sendiri.

‘’Dalam peninjauan kemarin (Sabtu) Dirjen Hubdat Kemenhub bersama ITDC telah mengeksplor beberapa potensi dukungan lain untuk The Mandalika. Seperti perbaikan sistem petunjuk jalan (signage) menuju JKK, penguatan konektivitas Surabaya dan Bali ke Mandalika, serta pengaturan zona parkir,’’ imbuhnya.

Termasuk juga dukungan kerja sama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB untuk shuttle service dengan subsidi oleh pemerintah selama event WSBK berlangsung. ‘’Dengan semua dukungan itu kita harapkan gelaran WSBK di kawasan The Mandalika bisa berlangsung sukses,’’ jelasnya. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional