Jelang WSBK, Hotel di Senggigi Mulai Dipesan Wisatawan Mancanegara

GM Holiday Hotel and Resort, I Ketut M Jaya Kusuma (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Wisatawan mancanegara yang ingin liburan ke Lombok sambil menyaksikan gelaran Word Superbi⁸ke (WSBK) mulai ada yang memesan kamar hotel di kawasan Senggigi Lombok Barat. GM Holiday Hotel and Resort, I Ketut M Jaya Kusuma menjelaskan sampai saat ini sudah ada sejumlah calon wisatawan mancanegara mulai memesan kamar di hotel di kawasan Senggigi.

“Bookingan kamar hotel dari luar sudah ada, yang sifatnya grup grup gitu, ” kata Ketut Jaya saat ditemui di hotelnya, Kamis, 7 Oktober 2021.
Pesanan kamar berasal dari negara Jerman, Belanda, dari Skandinavia dan negara lainnya, mereka sudah ada yang melakukan booking. Namun besaran persentase masih kecil, karena sifatnya masih tentatif, yaitu calon wisatawan masih melihat dan menunggu situasi.
“Mereka masih melihat situasi, kalau sudah berjalan, pasti mereka datang, ” papar Ketua SHA (Senggigi Hotels Association) tersebut.

Iklan

Apalagi untuk daerah Lombok, menjadi tempat wisata yang ditungg-tunggu untuk dibuka, diperkirakan tingkat pemesanan kamar hotel nantinya akan naik, menjelang dua atau tiga minggu pelaksanaan WSBK. Secara keseluruhan jumlah kamar hotel yang ada di kawasan Senggigi sekitar 2.000 kamar hotel. Termasuk kamar hotel yang bintang dan non bintang.
Jika dilihat dari kondisi sekarang ini, dari 2.000-an kamar sekitar 95 persen sudah buka, atau beroperasi. Sisanya yang 5 persen, sebenarnya sudah siap untuk buka, tinggal menunggu momentumnya saja. ” Sisa yang 5 persen mereka sudah siap untuk buka, tinggal menunggu saja momentumnya kalau sudah ramai, “, jelasnya.

Untuk menjamin kesehatan para tamu dan pegawai, pihak hotel akan memberlakukan kebijakan aplikasi peduli lindungi, jadi dari setiap wisatawan yang datang atau masuk ke hotel, pertama akan melalui scan barcode PeduliLindungi.
Saat ini tingkat okupansi hotel di kawasan Senggigi masih berkisar pada angka 35-40 persen. Tetapi ketika akhir pekan karena banyak program staycation, okupansi hotel sudah bagus dan meningkat.”Untuk bookingan sampai November yang sudah sudah 25 persen,”sebutnya.

Untuk persiapan hotel menyambut kedatangan tamu, Jaya mengatakan sudah sangat siap, mulai dari hotel, restoran, bar, termasuk karyawan. Secara khusus, pihaknya menargetkan okupansi kembali mengalami lonjakan lewat staycation pengunjung.pada akhir pekan tentunya melalui Festival Pesona Senggigi yang sedang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. “Ada lonjakan signifikan yang dialami Holiday dengan kegiatan Road to festival pesona senggigi, ” katanya.

Sejauh ini, tren staycation masih didominasi pangsa pasar lokal. Para tamu banyak yang dari sekitar Mataram dan Pulau Lombok. Ada juga dari sejumlah daerah yang kebetulan sedang berkegiatan. Dalam Festival Pesona Senggigi nanti, setidaknya ada tiga lokasi penyelenggaraan. Sebagai opening kegiatan berlangsung di Holiday Hotel and Resort.(her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional