Jelang Puasa, Kemendag Pastikan Harga Bahan Pokok di NTB Stabil

Mataram (suarantb.com) – Menjelang puasa ramadhan 1438 Hijriah yang jatuh pada akhir bulan Mei mendatang, Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama melalui Dinas Perdagangan NTB melakukan sidak di sejumlah pasar tradisional. Sidak ini dilakukan untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan pasokan.

“Kami mengantisipasi sedini mungkin terjadinya lonjakan permintaan yang bisa memicu kenaikan harga. Pemerintah ingin memastikan stok bahan pokok secara nasional aman dan harga stabil,” kata Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Perdagangan Jasa, Lasminingsih usai melakukan sidak pada dua pasar di Kota Mataram, Kamis, 27 April 2017.

Iklan

Lasminingsih didampingi Kepala Dinas Perdagangan NTB, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, MSi. Ia memastikan harga kebutuhan pokok di NTB menjalang Ramadhan relatif stabil. “Kami telah memantau pasar Dasan Agung dan Mandalika, dari pantauan itu harga kebutuhan pokok dan stok barang stabil,” ujarnya

Lasminingsih menjelaskan tugas utama yang dilakukan pemerintah saat ini menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, terutama dalam periode menjelang bulan puasa dan lebaran. Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok menjelang puasa adalah suatu hal yang wajar. Namun Ia menekankan agar bagaimana kenaikan itu masih berada dalam batasan yang wajar. “Dianggap ndak wajar itu kalau kenaikan harganya lebih dari 10 persen,” imbuhnya.

Ke depannya, Lasminingsih berharap kepada tim di daerah yakni Dinas Perdagangan tetap memantau harga dan pasokan bahan pokok. “Nanti tim di daerah yang akan memantau suplai di daerah, kalau nanti ada kenaikan mereka akan melaporkan ke kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia memastikan harga kebutuhan bahan pokok akan tetap stabil di NTB selama suplai pasokan masih tersedia. Ketersediaan ini diharapkan mampu meredam gejolak kenaikan harga yang biasanya terjadi saat ramadhan dan lebaran.

Dari hasil pantauan harga tersebut, menunjukkan bahwa harga barang kebutuhan pokok di kota Mataram per 26 April 2017, relatif terkendali. Harga beras terpantau berada dikisaran Rp 8.500/kg, gula pasir Rp 12.667/kg, minyak goreng curah Rp12.667/liter, daging sapi Rp116.667/kg dan tepung terigu Rp 9.000/kg.

Menghadapi bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Kemendag menurunkan tim pemantauan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok ke sejumlah daerah di Indonesia. Hasil pemantauan tersebut kemudian akan dilaporkan langsung ke Menteri Perdagangan, Enggarsito Lukita. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here