Jelang PON Papua, Nurul Iqamah Terus Berbenah

Nurul Iqamah tengah memanjat papan boulder di Gelanggang Pemuda Mataram, Sabtu, 15 Februari 2020. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Atlet panjat tebing unggulan NTB, Nurul Iqamah menjalani latihan di Gelanggang Pemuda Mataram, Sabtu, 15 Februari 2020.

Latihan itu merupakan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON)  XX di Papua tahun 2020. Maklum, atlet asal Kota Bima ini adalah salah satu dari sembilan atlet panjat tebing NTB yang masuk Pelatda PON.

Iklan

Ditemui Suara NTB di sela-sela menjalani latihan, Nurul Iqamah mengatakan dirinya terus berbenah guna persiapan mewakili NTB di pesta puncak olahraga nasional 2020. Latihan teknik dan fisik terus dilakukan guna meningkatkan kemampuan memanjat.

“Sekarang ini latihan   masih dalam persiapan umum, fokus latihan  peningkatan teknik dan fisik,” ucap Nurul Iqamah yang saat itu  baru mencoba teknik memanjat di papan tebing  nomor boulder.

Nurul telah mengikuti Pelatda PON sejak tanggal 2 Februari lalu, rencananya dia dipersiapkan  untuk tampil  di kelas boulder, speed dan combined putri di PON/2020. Tiga nomor tersebut merupakan nomor spesialis Nurul. Sebab di Pra-PON panjat tebing 2019, Nurul mendulang tiga medali emas di nomor tersebut.

Menatap PON di Papua tahun 2020, Nurul masih dijagokan untuk meraih medali emas di tiga nomor tersebut. Bahkan pengurus provinsi FPTI NTB menargetkan satu medali emas dari  Nurul Iqamah.

“Kami menargetkan satu medali emas dari Nurul,” ucap Ketua Harian FPTI NTB, Adi Hendra Susanto yang dihubungi terpisah oleh Suara NTB.

Terkait target satu emas yang dibebankan oleh Pengprov FPTI NTB, Nurul tak ingin sesumbar. Namun demikian dia tetap bertekad untuk mewujudkan mimpi pengurus olahraga panjat tebing NTB.

“Soal target satu emas akan menjadi motivasi saya. Dan saya akan berusaha mewujudkan itu,” jelasnya.

Lanjutnya, sebelum tampil di PON 2020, Nurul Iqamah mengaku akan lebih awal mempersiapkan diri tampil  event internasional. Pasalnya di pertengahan tahun ini akan ada Pra-olimpiade panjat tebing.

Nurul dipastikan ikut di event itu sebab dia salah satu dari empat atlet panjat tebing Indonesia  yang sejak tahun 2019 mengikuti Pelatnas persiapan  mengikuti prakualifikasi Olimpiade 2020. (fan)