Jelang Pemilu 2024, Bawaslu NTB Pertajam Kemampuan Pengawasan

Umar Ahmad Seth. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Jelang perhelatan pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, Bawaslu terus melakukan konsolidasi penguatan internal. Salah satunya yakni dengan mempertajam aksi pengawasan dalam setiap tahapan pelaksanaan Pemilu.

Komisioner Bawaslu NTB divisi pengawasan dan penindakan, Umar Achmat Seth menyampaikan bahwa pengawasan Bawaslu memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan pemilu maupun pilkada. Pengawasan Bawaslu memberikan legitimasi terhadap hasil pemilihan yang dilaksanakan oleh KPU sebagai lembaga tekhnis penyelenggara pemilu.

Iklan

“Tugas pengawasan sangat penting dilaksanakan untuk menghindarkan demokrasi dari berbagai krisis yang mungkin muncul karena pemilu yang dianggap tidak legitimate,” ujarnya.

Lebih lanjut didampaikan, bahwa pengawasan pemilu yang dilakukan Bawaslu memiliki fungsi dan manfaat untuk konsolidasi demokrasi, di mana pengawasan yang dilakukan secara komprehensif berkontribusi pada penguatan demokrasi di Indonesia.

“Hasil pengawasan dan dokumen proses penanganan pelanggaran memiliki posisi yang sangat penting. Terutama dalam menyelesaikan gugatan Perselisihan Hasil Pemilu (PHP) di MK,” katanya.

Selanjutnya, Umar menyampaikan beberapa hal terkait penanganan pelanggaran yang terjadi di Pilkada Serentak tahun 2020. Umar menyampaikan bahwa performa penanganan pelanggaran Pilkada di Provinsi tahun 2020 menorehkan beberapa catatan yang patut diapresiasi. Namun, ia juga menegaskan bahwa pada aspek partisipasi, ada hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.

Beberapa catatan penanganan pelanggaran baik pidana, etik, dan administrasi. Ditegaskannya bahwa rekomendasi Bawaslu mengenai pelanggaran Pilkada harus dilaksanakan oleh instansi terkait, khususnya KPU. Jika tidak maka hal itu bisa menjadi celah pihak terkait untuk menggugat proses dan juga hasil pemilu. (ndi).

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional