Jelang Muscab, Tensi Politik Internal PPP Loteng Mulai Memanas

H. Muzihir (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Canang (Muscab) DPC PPP Kabupaten Lombok Tengah sedang dirundung gejolak internal. Tensi politik antar kader di internal partai Ka’bah tersebut mulai memanas.

Para kader PPP tengah berseteru terkait dengan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan partai politik yang diduga bermasalah. Mereka pun saling ancam untuk membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. DPW PPP NTB yang dikonfirmasi terkait pelemik di DPC PPP Lombok Tengah tersebut mengaku belum mendapatkan laporan prihal dugaan penyimpangan penggunaan dana bantuan Parpol tersebut.

Iklan

“Belum ada laporan ke wilayah terkait hal ini,” ujar Ketua DPW PPP NTB, H Muzihir saat dikonfirmasi baru-baru ini. Meski demikian pihak DPW tak mau menanggapi terlalu jauh terkait dengan dinamika politik yang sedang terjadi di internal DPC PPP Lombok Tengah tersebut. Karena konflik antar kader tersebut dinilai merupakan bagian dari dinamika politik biasa menjelang Muscab.

“Ini kan politik menjelang muscab, karena itu kita tidak bisa mengatakan benar salah karena pertanggungjawabannya (penggunaan keuangan partai) nanti di Muscab,” kata Muzihir. Dijelaskan Muzihir bahwa pelaksanaan Muscab PPP Kabupaten/Kota di NTB sedianya akan dilaksanakan pada akhir bulan ini. Akan tetapi karena Pemerintah masih menerapkan PPKM, maka agenda Muscab tersebut ditunda oleh DPP.

Adapun sistem pemilihan Ketua DPC dalam Muscab nanti akan dipilih oleh DPC sebagai pemilik Suara. “Yang punya hak suara di Muscab itu PAC dan sayap satu suara. Kalau pemilik suara ini tidak memilih Mayuki, ya dia tidak akan jadi Ketua. Tapi sebaliknya biar semua kader PPP Loteng tidak suka sama Mayuki tapi semua PAC memilih dia pasti dia jadi Ketua,” jelasnya. (ndi)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional