Jelang MotoGP, Masih Ada Kekurangan 20 Ribu Kamar

Hadi Tjahjanto  (Suara NTB/ars)

Praya (Suara NTB) – Komandan Lapangan Persiapan MotoGP Jenderal (Purn) Hadi Tjahjanto, menegaskan, pemerintah akan melakukan semua upaya untuk bisa memenuhi kekurangan akomodasi, berupa kamar hotel pada gelaran balap MotoGP Maret mendatang. Sejumlah opsi pun kini tengah dikaji. Mulai dengan mendatangkan kapal cruise (kapal pesiar) hingga menyiapkan area champing ground sebagai opsi menginap selain hotel.

“Untuk kapal cruise saat ini sudah ada dua kapal dari Singapura yang siap datang ke Lombok. Dengan daya tampung hingga 2.000 kamar,” sebut Hadi, Selasa, 11 Januari 2022. Tapi kapal cruise tersebut nantinya akan datang tidak dalam kondisi kosong. Tetapi bersama penumpang yang juga akan ikut nonton MotoGP.

Iklan

Ia menjelaskan, pemerintah sendiri sudah mengizinkan balapan MotoGP ditonton sekitar 65 ribu orang. Sehingga kebutuhan kamar paling tidak sebanyak itu. Sementara kondisi ketersedian kamar hotel di Pulau Lombok masih sangat terbatas. Hanya sekitar 16 ribu kamar.

Jika ditambah dengan kamar hotel yang ada di Pulau Bali, homestay dan sarana hunian sementara (sahuntra) milik masyarakat di lingkar kawasan The Mandalika juga tidak mencukupi. Total hanya tersedia 42 ribu kamar saja. Itu artinya, masih ada kekurangan sekitar 20 ribu kamar lagi. Dan, itu yang saat ini tengah diupayakan oleh pemerintah untuk dicarikan solusinya.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, khusus untuk penginapan terapung, selain dengan mendatangkan kapal persiar, juga ada opsi mendatangkan empat kapal milik Pelni. Dengan kapasitas masing-masiang 1.000 dan 500 kamar. Ada juga rencana mendatangkan kapal pinisi yang saat ini tercatat ada sekitar 700 kapal, dengan kapasitas 5 kamar masing-masing kapal.

Kapal-kapal tersebut nantinya akan diarahkan sandar di Pelabuhan Gili Mas. Karena fasilitas dermaganya cukup lengkap. Mulai untuk kapal persiar maupun kapal-kapal dengan ukuran besar lainnya. ‘’Untuk kapal-kapal pinisi, di kawasan Pelabuhan Gili Mas ada kolam air luar yang cukup luas dan bisa menampung semua kapal pinisi yang ada,’’ jelasnya.

Apalagi pelabuhan Gili Mas termasuk salah satu entry point dari lima pintu masuk ke Pulau Lombok yang memang sudah dipersiapkan oleh pemerintah. Di mana nantinya di pelaburan Gili Mas juga akan ditempatkan shuttel bus yang menuju sirkuit internasional Mandalika tempat event balap MotoGP digelar. Sehigga akan memudahkan mobilitas penumpang yang hendak menonton MotoGP.

“Persiapan akomodasi, terutama penginapan memang menjadi salah satu perhatian khusus pemerintah untuk bisa dipenuhi dengan berbagai upaya. Jangan sampai penonton kecewa karena tidak kebagian tempat menginap nantinya. Karena bagaimana pun event MotoGP kali ini merupakan momen penting bagi Indonesia,” tandas mantan Panglima TNI ini. (kir)

Advertisement