Jelang Maulid Nabi, Kenaikan Harga Tidak Signifikan

Menjelang maulid harga kebutuhan pokok diprediksi akan naik. Salah satunya daging sapi lokal mulai merangkak dari Rp120 ribu/kg menjadi Rp130 ribu/kg. Salah seorang pedagang daging di Pasar Mandalika menunggu pembeli, Kamis, 14 Oktober 2021. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perdagangan Kota Mataram memastikan stok kebutuhan pokok masih aman menjelang perayaan maulid. Kenaikan harga dijamin tidak signifikan meskipun permintaan masyarakat mulai meningkat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Uun Pujianto memastikan, stok kebutuhan pokok seperti beras, gula, cabai merah, bawang, daging dan lain sebagai terpenuhi menjelang perayaan maulid. Kenaikan harga seperti daging sapi dan ayam dinilai wajar, karena tingginya permintaan. Lonjakan harga tidak terlalu signifikan. “Iya, memang biasa menjelang maulid itu harga naik. Saya kira masih wajar – wajar saja,” kata Uun ditemui, Kamis, 14 Oktober 2021.

Iklan

Untuk menjamin ketersedian bahan pokok, pihaknya berkoordinasi dengan distributor. Mantan Sekretaris KPU Kota Mataram ini mengatakan, mengantisipasi kenaikan harga biasanya digelar operasi pasar. Tahun ini, pasar rakyat tidak digelar karena terjadi refocusing anggaran. “Karena adanya refocusing anggaran. Insya Allah, tahun depan kita adakan lagi,” ujarnya.

Kenaikan harga daging sapi lokal tidak sampai lima persen. Dan, ini akan bertahan setelah maulid. Kendati demikian, masyarakat diminta tidak panik menyetok kebutuhan pokok.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Ir. H. Mutawalli mengakui, kecenderungan yang mengalami kenaikan adalah daging sapi lokal. Dari sebelumnya Rp120 ribu/kg menjadi Rp135 ribu/kg. Demikian juga daging ayam segar turut merangkak menjadi Rp40 ribu dari harga semula Rp30 ribu/kg. Kenaikan harga daging sapi maupun ayam disebabkan peningkatan permintaan menjelang maulid. “Ini juga bisa kita lihat dari pemotongan di RPH awalnya 20 ekor perhari jadi 30 ekor – 35 ekor perhari,” sebut Muttawali.

Mutawalli menjamin bahwa stok daging aman. Untuk daging impor saja tersedia 96 ton di empat distributor. Kenaikan harga dipastikan tidak bertahan lama. Namun demikian, pihaknya tetap mengantisipasi bilamana terjadi lonjakan akan segera dikendalikan dengan mendatangkan daging import. “Tetap kita jaga supaya harga tetap stabil. Sekarang ini saya yang menahan dulu jangan masuk daging impor supaya daging lokal meningkat,” demikian tambahnya. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional