Jelang Akhir Tahun, Delapan Paket Proyek Jalan Loteng Dikebut

Praya (Suara NTB) – Sebanyak delapan paket proyek peningkatan ruas jalan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) bakal dikebut pengerjaannya. Mengingat, pelaksanaan anggaran yang sudah menjelang akhir tahun anggaran.

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, H. Nursiah, S.Sos.M.Si., kepada wartawan, Rabu, 28 September 2016.
Delapan paket proyek jalan tersebut masuk pada perencanaan APBD perubahan tahun 2016 ini dengan pagu anggaran sebesar Rp 135 miliar. Di mana, panjang ruas jalan yang akan dikerjakan mencapai 71 km lebihdidelapan titik berbeda. Diantaranya ruas jalan Puyung-Sukarara serta ruas jalan Ganti-Beleka. “Proyek ini seluruhnya ada di Dinas PU dan ESDM Loteng,” ujarnya.

Iklan

Diakuinya, mesti pengerjaan menjelang akhir tahun anggaran, pihaknya optimis proyek-proyek ini bisa tuntas tepat waktu, karena bentuk kegiatannya hanya berupa peningkatan ruas jalan. Bukan pembangunan gedung baru maupun pembukaan jalan baru.

“Kalau bentuknya pembangunan gedung atau pembangunan jalan baru, kita pesimis bisa selesai tepat waktu. Tetapi karena ini peningkatan jalan saja, waktu yang ada dirasa cukup,” papar Nursiah.

Ia menjelaskan, kegiatan-kegiatan ini merupakan proyek yang dibiayai oleh pemerintah pusat atas dasar usulan Pemkab Loteng. Sasaran utama untuk mendukung pengembangan pariwisata, sehingga lokasi kegiatan, seluruhnya diobjek-objek wisata yang ada di Loteng.

“Seperti ruas jalan Puyung-Sukarara, disitu ada destinasi wisata budaya dan kesenian. Dengan dukungan jalan ini, kita harapkan perkembangan pariwisata didaerah tersebut bisa semakin berkembang,” imbuh mantan Asisten III Setda Loteng ini.

Untuk tahap kegiatannya, saat ini sudah ada kontrak. Dimana proyek-proyek ini sudah harus selesai per tanggal 25 Desember mendatang. Kalau tidak tuntas, tentu ada konsekuensi-konsekuensinya. (kir)