Jelajah Teluk Saleh, Jelajah Wisata Hiu Paus, Sambut Pengunjung WSBK dan MotoGP Mandalika

Tampak rombongan Famtrip bermain bersama hiu paus raksasa.(Suara NTB/ist)

Setelah mengunjungi pulau pulau kecil, tiba saatnya rombongan Famtrip Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Sumbawa menikmati sajian utama, whale shark (wisata hiu puas) di sekitar Gili Rakit Labuan Jambu Kecamatan Tarano. Wisata langka yang dapat menjadi pemikat lain bagi para turis yang akan datang menonton perhelatan event internasional WSBK dan Moto GP Mandalika.

SEKITAR pukul 05.00 Wita di hari Minggu, 14 November 2021 pagi, hiu paus raksasa berukuran panjang sekitar 5-6 meter sudah mulai terlihat. Wisatawan mancanegara yang ikut bersama rombongan pun tak terperangah dan tak sabar untuk turun menyelam melihat dari dekat hiu paus dimaksud. Beruntung memang pagi itu, ada empat ekor hiu puas yang terlihat. Biasanya hiu paus muncul mulai dini hingga pagi hari di sekitar Takat Tengiri, Takat Lanjaha, Takat Ho’do, Takat Muti Toi, Takat Kerapu dan Takat Hiu seputaran Teluk Saleh.

Iklan

Menurut Ketua DPC HPI Sumbawa, Takwa Sajidin, biasanya tamu dari Eropa yang mendominasi trip kunjungan wisata ke Teluk Saleh termasuk wisata Hiu Paus. Kebetulan pihaknya bekerja sama dengan travel wisata di Inggris dan Perancis. “Kalau dengan travel wisata di Indonesia, biasanya tamu yang dari Bali dan Lombok datang kesini. Selain yang direct langsung dari Eropa,” sebutnya.

Pengusaha travel Manumadi Bali, Labuan Bajo dan Caraka Travelindo Makassar, Adrian mengaku baru baru ini mendengar adanya wisata hiu paus di Sumbawa dari salah satu media. Sehingga langsung berminat datang membawa sejumlah wisatawan begitu diinformasikan adanya Famtrip oleh Dispopar Sumbawa. “Memang wisata jenis ini relatif langkah di Indonesia. Sepengetahuan saya hanya ada di Cendrawasih Manokwari Papua dengan di sini,” aku Bule yang telah lama menjadi WNI dan menetap di Bali ini.

Adrian juga kagum dengan keindahan Terumbu Karang di Pulau Dangar Ode dan pulau pulau kecil lainnya di Teluk Saleh. Terutama wisata hiu paus. Untuk itu, Ia akan balik lagi membawa rombongan wisatawan mancanegara libur natal tahun baru nanti atau tahun depan. Hanya saja Adrian berharap adanya investasi untuk menbangun penginapan dan rumah makan yang layak di sekitar Labuan Jambu. Agar tamu dari Eropa yang berusia diatas 50 tahun bisa datang dan menginap langsung di Labuan Jambu. “Saya yakin mereka (tamu Eropa) pasti akan tertarik dengan Wisata Hiu Paus ini. Hanya saja, tidak semua mau dan kuat lewat trip laut. Terutama yang berusia tua. Sehingga yang paling dekat dengan lokasi ini di Labuan Jambu mesti dibangun fasilitas akomodasi. Dari Labuan Jambu cukup dengan Speed Boat ke lokasi hiu paus,” urainya.

Sekretaris Dispopar Sumbawa, Muhammad Irfan M.M, pun akan berkoordinasi dengan Bappeda dan dinas terkait lainnya untuk merancang pembangunan fasilitas di sekitar Teluk Saleh. Promosi yang dilakukannya juga dalam upaya menarik minat investor.

Paling penting, Famtrip ini juga dalam kerangka menyambut WSBK bulan ini dan MotoGP Mandalika di tahun depan. Dengan terus berbenah menggali dan menjual potensi pariwisata Teluk Saleh. Terutama wisata hius pausnya. Dengan harapan, para pengunjung yang akan datang menonton WSBK dan MotoGP Mandalika tertarik dan berminat datang ke Sumbawa. “Kita berharap pengunjung Mandalika tertarik datang menikmati perjalanan laut sambil menikmati keindahan Teluk Saleh.

“Kita ingin membranding wajah laut Sumbawa. Makanya sengaja kita mengundang travel wisata. Untuk mengkoneksikan wisatawan di Bali dan Lombok terutama Mandalika dengan dinasti wisata kita di Sumbawa. Apalagi dengan wisata hiu paus yang berbeda dan jarang ada di tempat lainnya,” pungkas Epun, panggilan akrab Sekretaris Dispopar. (arn)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional