Jatah Formasi CPNS di Kota Mataram Belum Diterima

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, belum menerima jatah formasi dari 250 usulan yang diajukan ke Pemerintah Pusat.

Kepala BKPSDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati mengatakan, sejauh ini belum ada kabar mengenai total formasi yang disetujui oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Iklan

Saat ini kata dia, verifikasi kebutuhan sedang dilakukan oleh KemenpanRB. Sementara, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional X hanya membagi kebutuhan – kebutuhan yang diajukan.

“BKN regional hanya mengklasterkan saja kebutuhan – kebutuhan,” kata dia, Senin, 26 Maret 2018.

Nelly mengakui, jika Pemkot Mataram akan mengalami defisit pegawai. Makanya, ia mengajukan 250 formasi sehingga minimal berkaitan dengan total kekurangan pegawai. Artinya, jika diloloskan minimal kebutuhan pegawai yang diterima sekitar 186 formasi.

“Jadi, ter-cover-lah kalau misal verifikasi disetujui  sesuai jumlah pensiun,” ujarnya.

Pelaksanaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil dilaksanakan sekitar bulan Juni. Nelly mengatakan, tidak ada kesiapan teknis yang dipikirkan, karena tidak memiliki peralatan.

Pelaksanaan tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT),  kata Nelly, ia akan meminjam fasilitas Unit Pengelolaan Teknis (UPT) BKN Regional X Denpasar.

Berbeda halnya dengan Pemprov NTB yang sudah memiliki fasilitas. “Kalau kita tinggal menunggu jadwal saja nanti,” tambahnya. Dari 250 formasi yang diusulkan paling banyak diusulkan ada tenaga pendidik atau guru sekitar 60 persen. Sementara, 40 persen lainnya adalah tenaga kesehatan dan infrastruktur. (cem)