Jaringan Narkoba Dasan Agung Ditangkap

Anggota Timsus Ditresnarkoba Polda NTB menghitung barang bukti poket sabu yang disita dari penangkapan jaringan narkoba berinisial IW di Dasan Agung, Selaparang, Mataram, Selasa, 6 April 2021.(Suara NTB/Ditresnarkoba Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB membongkar persembunyian jaringan peredaran narkoba Gapuk Utara, Dasan Agung, Selaparang, Mataram. Enam orang yang diamankan. Mereka diduga terkait dengan peredaran narkoba yang dikendalikan narapidana. Kepala Tim Khusus Ditresnarkoba Polda NTB Denny Wely Wolter Tompunuh memimpin penyergapan di sebuah rumah di sela gang kecil perkampungan Dasan Agung. Operasi pada Selasa, 6 April 2021 itu dengan target menangkap IW. Seseorang yang diduga bandar.

“Saat kita tangkap, mereka baru selesai mengonsumsi sabu,” ucap Denny usai penggerebekan. Tampak barang bukti alat hisap sabu yang masih berserakan di salah satu bagian rumah. Lima orang lain turut diamankan, yakni SU, OJ, HA, dan SR. Mereka diduga baru selesai pesta sabu. Dari penggeledahan memang tidak ditemukan barang bukti sabu. Setelah di kantor polisi IW baru mengaku. “IW ini kita duga sebagai bandarnya,” sebut Denny.

Iklan

IW mendapat kiriman 1 ons sabu. Suplai sabu itu diduga dikendalikan narapidana kasus narkoba berinisial F dan B. kedua narapidana ini pun dijemput dari sel penjara. “Dari jejak percakapannya, ada keterkaitan dengan bisnis sabu yang mereka jalankan,” kata Denny. Dia menambahkan, IW mendapai suplai sabu dengan SU dan SR sebagai kurirnya. Interogasi pun dilanjutkan sampai didapati pengakuan sabu disimpan di rumah tetangga IW. Tim Khusus pun kembali ke lokasi penangkapan.

Di dalam lemari hanya ditemukan 10 poket sabu siap edar. Bukan 1 ons seperti diakui sebelumnya. IW pun sempat berkelit dengan menggiring polisi menggeledah bantal. Tapi tetap saja sabu tetap tidak ditemukan. Denny mengatakan, kasus ini masih akan terus dikembangkan. (why)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional