Januari-Juni 2021, DP3A Kota Bima Tangani Belasan Kasus Anak

Ahmad. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Selama Januari-Juni tahun 2021. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima, sudah menangani 13 kasus kekerasan terhadap anak. Baik berupa penganiayaan fisik maupun pelecehan seksual. Lemahnya pengawasan orang tua termasuk salah satu pemicu utama.

Kepala DP3A Kota Bima, H. Ahmad, SE., kepada Suara NTB di kantornya mengungkapkan, selama beberapa tahun terakhir kasus kekerasan terhadap anak cukup marak terjadi. Pada semester pertama ini saja, sudah tercatat 13 perkara. “Cukup dominan itu kekerasan fisik. Sementara untuk pelecehan seksual baru lima kasus yang kami tangani,” terangnya.

Iklan

Jika melihat temuan kasus tersebut, ditegaskan cenderung mengalami penurunan dibanding sebelumnya. Karena selama satu smester di tahun 2020, angkanya sudah lebih dari 30an kasus.

Meski demikian, potensi untuk terus bertambah masih tetap ada. Apalagi di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan lemahnya pengawasan orang tua.

Keluarga, lanjut Ahmad, memiliki peranan yang sangat penting dalam meminimalisir munculnya kasus kekerasan fisik dan seksual terhadap anak di bawah umur. “Peran orang tua sangat penting. Mereka yang harusnya lebih aktif menjaga anak di rumah, karena rata-rata pelaku pelecehan seksual ini orang terdekat korban,” jelasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui DP3A sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir kejahatan ini. Seperti misalnya membentuk Satgas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) pada tiap kelurahan di lima kecamatan. Selain bertugas membangun kesadaran warga untuk lebih waspada akan kejahatan seksual pada anak, mereka juga menyosialisasikan bahaya pernikahan usia dini.

Sampai kemudian masih muncul kekerasan seksual terhadap anak, menurutnya itu diluar kemampuan DP3A untuk mengendalikan. “Kalau kami secara tupoksi sudah berupaya maksimal, tapi sampai masih muncul ini diluar kendali kami dan perlu diskusi bersama semua pihak,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional