Januari – April 2021, Ekspor Mutiara dari NTB Naik Tajam Mencapai Rp28 Miliar

BKIPM Mataram selama empat bulan di awal tahun ini mencatat nilai pasti ekspor mutiara NTB sebesar Rp28.039.646.060.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Catatan ekspor mutiara dari Provinsi NTB naik tajam dalam empat bulan di awal tahun 2021 ini. Nilainya sudah tercatat sampai Rp28 miliar lebih. Berdasarkan hasil pencatatan UPT Kementerian KKP di Mataram, yaitu  Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Mataram selama empat bulan di awal tahun ini, nilai pasti ekspor mutiara NTB sebesar Rp28.039.646.060.

Enam negara tujuan ekspornya adalah Australia 180 Kg, Hongkong 82 Kg, China 6,5Kg, India 3,1 Kg, United States 1,6 Kg, dan Taiwan 0,3 Kg. Frekuensi pengiriman sembilan kali. Dengan total volume ekspor 273,5 Kg. Pada periode yang sama, Januari-April 2020 lalu, nilai ekspornya Rp5.871.640.840 dengan volume 94 Kg dan dikirim sebanyak 4 kali. Dua negara tujuan ekspor yaitu 79 Kg ke Australia, dan 15 Kg ke Hongkong.

Iklan

“Saya juga kaget, sekali kirim rata rata ada yang Rp5 miliar, ada yang Rp2 miliar,” kata Kepala BKIPM Mataram, Suprayogi di ruang kerjanya, Selasa, 22 Juni 2021.

Ekspor mutiara dari NTB mulai menggeliat naik, sejak sekitar 2-3 tahun belakangan. Sebelumnya, ekspor mutiara terindikasi dilakukan secara menyelundup. Pengusaha-pengusahanya dinilai kurang mengetahui, bahwa ekspor mutiara itu harus dicatat oleh BKIPM.

“Dan ada kemungkinannya yang ngirim ini takut kalau dilaporkan ekspornya ke BKIPM. Dikira akan dimintai duit. Apalagi mutiara harganya mahal,” kata Suprayogi. Akhirnya, BKIPM Mataram melakukan pendekatan dengan asosiasi pengusaha mutiara. Kemudian disampaikan bahwa pencatatan ekspor mutiara tidak dipungut biaya apapun. Kecuali hanya kewajiban PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang disetor langsung ke rekening kas negara. Itupun nilainya sangat kecil. Hanya Rp5 ribu untuk satu sertifikat pengiriman. Berapapun volume kirimnya.

Suprayogi menambahkan, saat ini komunikasi dengan pengguna jasa sangat baik. Pencatatan ekspor mutiara dilakukan cukup tertib. Selain yang tercatat ekspor, sebetulnya cukup banyak mutiara-mutiara NTB yang dikirim antar daerah yang tidak tercatat. NTB adalah salah satu provinsi yang memiliki potensi perairan sangat cocok untuk budidaya mutiara. Kualitas mutiara NTB sangat baik kilauannya. Bahkan NTB dikenal sebagai salah satu daerah penghasil mutiara laut selatan terbaik di dunia. “Karena kualitas air perairan NTB ini sangat bagus, kaya plankton, akhirnya pertumbuhan mutiara menjadi sangat bagus,” demikian Suprayogi. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional