Januari 2021, 72 Warga Terjangkit DBD di Dompu

Rahmat. (Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Dompu, meningkat signifikan. Selama Januari 2021, sudah tercatat 72 orang warga terjangkit. Bahkan satu pasien balita diantaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dikes) Dompu, Rahmat, Skm., kepada Suara NTB di kantornya, Kamis, 4 Februari 2021 menyampaikan, 72 orang warga terjangkit DBD ini tersebar di tujuh kecamatan.

Iklan

Untuk Kecamatan Dompu, tercatat 12 orang, Woja 13 orang, Pajo 6 orang, Huu 6 orang, Manggelewa 4 orang, Kempo 7 orang dan Kilo tertinggi dengan 24 orang pasien DBD. “Jadi total 72 orang warga terjangkit selama januari. Sama sekali tidak ditemukan kasus itu hanya di Pekat,” terangnya.

Dari sekian warga terjangkit DBD, lanjut dia, satu diantaranya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit umum. Ia merupakan pasien balita dengan gejala awal demam tinggi selama beberapa hari di rumah.

Jika melihat data kasus diakhir tahun kemarin hanya 20 orang warga tertular, maka telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Pun demikian ketika membandingkannya dengan temuan pasien DBD di Januari 2021. “Jauh mengalami peningkatan sekarang, karena januari 2020 hanya terdapat dua kasus DBD,” tegasnya.

Fakta ini, menurut Rahmat, wajar terjadi karena diawal tahun lalu daerah sudah menghadapi musim kemarau, itupun berlangsung lama. Sementara sekarang curah hujan cukup tinggi, sehingga mempercepat perkembangan nyamuk Aides Aegypti yang menjadi sumber penularan DBD.

Menyikapi temuan kasus di hampir semua wilayah itu, upaya pemberantasan terus dilakukan pihaknya dengan menggencarkan penaburan bubuk abate dan fogging. Namun demikian, langkah tersebut akan percuma ketika tidak diimbangi pola hidup bersih dan sehat dari masyarakat, minimal dengan menerapkan 3M yakni menutup, menguras dan mengubur titik genangan air. “Kalau nyamuk ini tidak ada tempat untuk berkembang, ya mati sendiri. Makanya penting penerapan 3M ini untuk memberantas DBD,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional