Jangan Tunda Periksa Kesehatan

H. Lalu Gita Ariadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah warga yang terpapar Covid-19 di NTB masih terus bertambah. Pemerintah daerah dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tidak bosan mengimbau masyarakat tetap waspada dan menganggap remeh bahaya Covid-19. Bahkan, banyak warga yang terpapar Covid-19 meninggal dunia.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., kembali mengingatkan Covid-19 berpotensi menulari siapa saja, tanpa pandang bulu, terutama mereka yang tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Terlebih gejala umum terpapar Covid-19 sangat sulit untuk dikenali, tidak hanya deman tinggi, sesak napas atau gangguan pernapasan saja, tetapi juga seringkali sangat mirip dengan penyakit komorbid lain, seperti jantung, demam berdarah, tipes serta batuk/pilek, asam lambung dan penyakit pencernaan lainnya.

‘’Oleh karena itu, guna meminimalkan risiko kematian, diharapkan kepada warga masyarakat yang mengalami gejala awal penyakit-penyakit tersebut agar lebih dini memeriksakan diri pada petugas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat,’’ ujarnya dalam rilis yang diterima Suara NTB, Jumat, 20 November 2020.

Selain itu, tambahnya, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, maka langkah pencegahan dan pengobatan paling penting yang dapat dilakukan saat ini adalah tetap taat, disiplin dan waspada terhadap penyebaran Covid-19. Setiap orang wajib menjaga dirinya dan orang-orang di sekitarnya dengan menerapkan 3 M dan 1T, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak minimal dua meter serta tidak berkerumun atau menjauhi keramaian.

Demikian juga bagi pengelola fasilitas publik dan pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat, ujarnya harus memperhatikan, mengawasi serta menyediakan sarana pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Pihaknya berterima kasih kepada masyarakat yang telah mengikuti imbauan pemerintah dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Terima kasih juga kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya.

‘’Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,’’ ujarnya mengingatkan.

Sementara data yang dikeluarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Jumat kemarin, ada 28 sampel kasus baru positif Covid-19 dengan 2 tambahan pasien yang sembuh dan tidak ada kematian baru.  Adanya tambahan 28  kasus baru terkonfirmasi positif, 2  tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB hingga kemarin sebanyak 4.584 orang, dengan perincian 3.745 orang sudah sembuh, 245 meninggal dunia, serta 594 orang masih positif. (ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here