Janda Satu Anak Diduga Bisnis Sabu dengan Pacar Baru

Mataram (Suara NTB) – Pascacerai dengan suaminya, seorang ibu rumah tangga, RH (24) kembali membangun urusan percintaannya. Hanya saja, warga Desa Peteluan Indah, Lingsar itu berpacaran dengan pria beristri. Parahnya lagi diduga berkecimpung bisnis narkoba.

Ibu satu anak itu pun diciduk polisi, 11 April 2017 lalu. “Diduga sebagai pengedar dan penyalahguna narkoba,” ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP I Komang Satra, Selasa, 18 April 2017 di ruang kerjanya.

Iklan

Tersangka RH yang baru bercerai empat bulan lalu itu digerebek di salah satu kos-kosan di kawasan Karang Taliwang, Cakranegara. Menurut informasi masyarakat, kata Satra, tersangka menjadikan kos-kosan yang ditinggalinya bersama IF itu sebagai lapak dagangan sabu.

Setelah penyelidikan selama tiga bulan, polisi pun mendapat celah hingga tersangka dapat dibekuk 11 April lalu. “Saat itu dia habis makai dengan pacarnya. Kita tangkap tanpa perlawanan,” ungkap Satra.

Meski tersangka RH dapat ditangkap, tetapi sang pacar, IF melarikan diri. Sebab pada penggerebekan banyak pelanggan berada di sana. Pihaknya masih melakukan pengejaran.

Dari hasil penggeledahan, ia menyebutkan 21 poket sabu seberat 7,14 gram diduga milik RH disita. Bukti lainnya, yaitu alat hisap, tiga telepon genggam, tas pinggang tempat menyimpan sabu, celengan aluminium, gunting, korek gas, dan jarum.

“Dia berbisnis haram sabu berdua dengan pacarnya. Dia ini tugasnya melayani pembeli dengan menerima upah dari IF Rp 100 ribu per harinya,” beber Satra.

Atas perbuatannya, RH dijerat dengan pasal 112 ayat 2 dan atau pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. “Tes urine positif,” tutupnya. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here