Jamin Kebutuhan Dasar

H. Ahsanul Khalik (Suara NTB/dok)

PEMERINTAH akan memperhatikan kebutuhan dasar dan pendidikan anak Hamzani (35) warga Lingkungan Pancoran Manis Lingkok Dudu  Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang pulang dari Malaysia dengan kondisi tanpa tangan dan kaki. Pemprov NTB melalui Dinas Sosial memerjunkan petugas untuk melakukan asesmen untuk mengecek kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lotim tersebut.

“Saya  sudah koordinasikan dengan Dinas Sosial Lombok Timur dan bidang yang menangani PKH (Program Keluarga Harapan). Supaya diusulkan mendapatkan PKH adaptif disabilitas. Itu nanti berproses kita usulkan ke Kementerian Sosial,” kata Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 19 November 2021.

Iklan

Setelah asesmen selesai dilakukan, kata Khalik, bantuan sementara untuk meringankan beban hidup Hamzani akan diberikan oleh Pemprov NTB. Sambil memproses usulan agar Hamzani mendapatkan baantuan PKH adaptif disabilitas.

Dengan mendapatkan PKH adaptif, maka Hamzani akan mendapatkan bantuan dalam jangka panjang. Jika memperoleh PKH adaptif, maka setiap bulan akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Tapi harus kita usulkan dulu ke Kementerian Sosial,” imbuhnya.

Selain itu, kata Khalik, Pemerintah akan memperhatikan pendidikan anak Hamzani jika masih ada yang di usia sekolah. Jika ada anaknya yang usia sekolah, nantinya akan ditanyakan apakah bersedia tinggal di panti.

“Saya sudah minta Panti Sosial Karya Wanita melakukan asesmen juga. Sehingga 2022 nanti ibunya apakah diberikan bantuan peralatan sesuai keterampilannya. Tapi ini berproses tak bisa serta merta,” terangnya.

Diberitakan Suara NTB sebelumnya, Hamzani (35) warga Lingkungan Pancoran Manis Lingkok Dudu  Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pulang dari Malaysia dalam kondisi tanpa tangan dan kaki. PMI yang sudah lima kali bolak-balik ke Negeri Jiran Malaysia ini, kaki dan tangannya diamputasi akibat kecelakaan kerja di kebun sawit Malaysia September 2021 lalu.  (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional