Jambret Tewas Diamuk Massa

Dompu (Suara NTB) – Satu dari dua terduga pelaku penjambretan berinisial Sh (20) tewas diamuk massa, Minggu, 12 November 2017  Pukul 15.45 Wita. Ia bersama rekanya Hr (21) jadi bulan-bulanan warga perbatasan Bima-Dompu setelah terjatuh usai menjambret Hp milik Ervina (18) warga Lagara Desa Katua.

Paur Humas Polres Dompu, Aiptu Moh Saihun mengungkapkan, sebelum dihakimi warga kedua pelaku yang menggunakan kendaraan roda dua itu membuntuti korban yang hendak ke Bima. Di tengah perjalanan, tepatnya di Dusun Rora mereka merampas ponsel milik Ervina.

Iklan

“Korban dipepet oleh kedua pelaku kemudian salah seorang pelaku yang dibonceng Sh langsung merampas HP milik korban,” katanya kepada Suara NTB, Senin, 13 November 2017.

Mengetahui aksi pelaku asal Kabupaten Bima itu Ervina lantas teriak meminta pertolongan. Beberapa warga yang mendengarnya spontan mengejar. Walhasil, tepat di perbatasan Bima-Dompu mereka tersungkur karena tak bisa mengendalikan laju kendaraanya.

Meski dalam kondisi luka akibat terjatuh, warga perbatasan yang mengetahui aksi jahat pelaku langsung melampiaskan kekesalannya, memukul dan menghantam keduanya menggunakan benda tumpul. “Masyarakat yang mendengar langsung mengejar dan mendapatinya di Desa Madawau (Bima),” ujarnya.

Dalam kondisi tak berdaya karena mengalami pendarahan serius itu Sh dan Hr langsung dilarikan ke RSUD Dompu. Hanya saja, satu diantaranya tewas sesampainya di rumah sakit. Sementara satu lainya masih dalam perawatan tim dokter.

Atas kejadian ini korban melaporkanya ke Polsek Madapangga untuk proses hukum tersangka, sedang korban meninggal sudah dipulangkan ke rumahnya di Dusun Tambe Kecamatan Bolo untuk dimakamkan.

“Pelaku yang meninggal dunia sudah dibawa pulang oleh keluarganya, sementara pelaku Hr masih di IGD dalam keadaan kritis,” pungkasnya. (jun)