Jambret Marak, Masyarakat Diminta Lebih Waspada Berkendara

Praya (Suara NTB) – Aksi jambret di jalan raya di wilayah hukum Polres Lombok Tengah (Loteng) mulai marak kembali. Bagaimana tidak, dalam beberapa hari saja aksi jambret di jalan raya sudah terjadi beberapa kali. Untuk itu, masyarakat diminta lebih waspada saat berkendaraa. Himbauan tersebut disampaikan Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman, SIK., kepada Suara NTB, Rabu, 12 Juli 2017.

Supaya tidak memancing aksi jambret di jalan raya, para pengendara terutama yang dari kalangan perempuan agar tidak berpenampilan yang mencolok. Misalnya, dalam hal penggunaan perhiasan sebisa mungkin dihindari. Apalagi menggunakan perhiasan secara berlebihan.

Iklan

“Penggunaan perhiasaan secara berlebihan saat berkendara bisa mengundang niat orang untuk melakukan kejahatan. Apalagi itu perempuan, sangat rentan menjadi sasaran jambret di jalan raya,” terangnya.

Saat berpergian, sebisa mungkin tidak sendirian. Tetapi bisa ditemani oleh orang lain. Sehingga para pelaku kejahatan bakal berpikir dua kali untuk melakukan aksi kejahatan. “Kalau ada teman, di jalan raya tidak sepi. Jadi pelaku kejahatan pasti akan berpikir ulang untuk beraksi,” lanjutnya.

Pihak kepolisian sendiri, secara intens akan terus melakukan upaya-upaya antisipasi kejahatan. Terutama kejahatan di jalan raya. Dengan mengintensifkan kegiatan patroli. Baik itu secara terbuka maupun tertutup. Bukan hanya oleh personel yang ada di Polres Loteng saja. Personel di semua Polsek juga digerakkan.

Meski demikian, bagaimanapun intens aparat kepolisian melakukan patroli tapi masyarakat tidak ikut waspada, kejahatan tetap akan terjadi. Artinya, semua harus saling mendukung. Aparat kepolisian melakukan pengamanan. Masyarakat juga mendukung dengan turut waspada terhadap aksi kejahatan yang bisa terjadi. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional