Jam Malam di Mataram Masih Berlaku

H. Ahyar Abduh. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kota Mataram terus mengalami peningkatan. Kendati demikian, pembatasan jam malam belum dicabut. Kebijakan ini demi menekan penyebaran virus.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, H. Ahyar Abduh bersyukur tingkat kesembuhan terus meningkat setiap harinya. Langkah pencegahan maupun penanganan dilakukan oleh pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat cukup efektif. Hal ini juga menandakan tingkat kesadaran masyarakat meningkat, sehingga jumlah kasus positif dapat dinolkan. “Alhamdulillah, berarti langkah – langkah serta kerja keras kita selama ini cukup berhasil,” kata Ahyar ditemui Rabu, 18 November 2020.

Ahyar yang juga Walikota Mataram dua periode itu, tetap mengimbau masyarakat menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, sehingga meminimalisir risiko terpapar.

Meskipun jumlah kasus terus menurun, pihaknya belum memutuskan mencabut pembatasan jam malam. Walikota menginginkan memastikan kasus Covid-19 nihil, karena bisa saja terjadi fluktuasi. Fluktuasi kasus bukan saja di Kota Mataram, tetapi di daerah lain juga berpengaruh. “Biarkan saja dulu dengan situasi seperti ini ada pembatasan jam malam,” tandasnya.

Selain itu sambungnya, tim gugus tugas sedang memikirkan skenario pembelajaran tatap muka di sekolah. Pihaknya juga belum berani memutuskan waktu pelaksanaan pembelajaran di sekolah diaktifkan, karena perlu dikoordinasikan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

Data jumlah kasus Covid-19 sampai tanggal 18 November pukul 12.00 Wita mencapai 1.287 orang. Pasien dinyatakan sembuh 1.166 orang, masih dalam perawatan 32 orang dan 89 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi menyebutkan, pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 9 orang. Sisanya menjalani isolasi mandiri di rumah. Menurutnya, jumlah kasus positif bisa ditekan apabila masyarakat mentaati protokol kesehatan Covid-19. (cem)