Jam Malam Berlaku Lagi Kegiatan Lewat Batas Waktu Dibubarkan Paksa

Polresta Mataram memberi imbauan kepada pengunjung salah satu kafe di kawasan Cakranegara, Mataram Rabu petang lalu. (Suara NTB/Polresta Mataram)

Mataram (Suara NTB) – Penularan Covid-19 di NTB makin meningkat bahkan menembus rekor 83 kasus pada Rabu lalu. Kota Mataram memberlakukan lagi jam malam. Kegiatan usaha dan keramaian harus berakhir pukul 22.00 Wita. “Kalau melebihi waktu jam malam kita akan bubarkan kegiatannya,” tegas Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi Kamis, 14 Januari 2021 kemarin.

Dasar hukumnya Surat Edaran Walikota Mataram No443/542/BPBD/VIII/2020. Jam malam dimulai pukul 22.00 Wita sampai pukul 06.00 Wita. Penegakan protokol kesehatan dan jam malam makin diperketat. “Kita menindaklanjuti pemberlakuan jam malam ini. Setiap malam akan dilaksanakan patroli skala besar bersama-sama,’’ kata mantan Kapolres Lombok Barat ini.

Iklan

Kapolres mengimbau masyarakat serta pelaku usaha untuk mematuhi aturan jam malam. Serta memiliki kesadaran sendiri menghentikan kegiatan sesuai batas waktu yang ditentukan tersebut. “Diminta segera tutup dan bubar,” tegasnya.

Pembubaran paksa baru akan diterapkan apabila masyarakat membandel. Upaya awal tetap dengan pendekatan persuasif. Penindakan tidak dapat dengan kesewenangan. “Kita imbau dulu, tidak langsung asal membubarkan,” terangnya.

Pelaku usaha kuliner bisa mendapat keringanan. Apabila memiliki layanan pesan bawa pulang. Dari pantauannya, sejumlah kafe belakangan ini kegiatannya buka sampai melewati batas waktu pukul 22.00 Wita. “Yang kita atensi kafe-kafe di pinggir jalan yang berpotensi membuat kerumunan,” pungkas Kapolres. (why)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional