Jalur Afirmasi, Tidak Semua Kuota SMA Terpenuhi

Ketua Panitia PPDB NTB, H. Muhammad Fauzan (kanan) saat menerima orang tua/wali siswa yang  berkonsultasi terkait hasil PPDB jalur afirmasi kepada panitia PPDB NTB di Sekretariat PPDB di Kantor Dinas Dikbud NTB, Senin, 29 Juni 2020.(Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur Afirmasi SMA negeri di NTB telah dilakukan pada Minggu, 28 Juni 2020. Sebanyak 5.359 orang dinyatakan diterima sebagai peserta didik baru di SMA negeri lewat jalur afirmasi. Meski demikian, kuota jalur afirmasi di sejumlah sekolah tertentu tidak terpenuhi.

Ketua Panitia PPDB Provinsi NTB yang juga Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H. Muhammad Fauzan, ditemui pada Senin, 29 Juni 2020 mengatakan, ada juga sekolah yang belum terpenuhi kuota jalur afirmasinya, terutama sekolah yang berada di tengah kota. “Biasanya di SMA di kota yang belum terisi, biasanya di sekolah yang berada di wilayah pinggiran banyak pendaftarnya,” katanya.

Iklan

Jalur afirmasi adalah jalur penerimaan calon peserta didik baru yang diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Untuk PPDB SMA, ada empat jalur yang dibuka yaitu jalur zonasi dengan kuota minimal 60 persen, jalur afirmasi dengan kuota paling banyak 20 persen, jalur perpindahan tugas orang tua/wali paling banyak lima persen, dan jalur prestasi dengan kuota paling banyak 15 persen. Kuota per rombongan belajar SMA maksimal 32 orang.

Seleksi PPDB jalur afirmasi dilakukan secara sistem yang mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB SMA, SMK, dan SLB negeri tahun pelajaran 2020/2021. Fauzan menyebutkan, salah satu SMA negeri yang kuota jalur afirmasinya sedikit peminat dan kuotanya belum terpenuhi yaitu SMAN 1 Mataram. “SMAN 1 Mataram salah satu contohnya, banyak yang tidak terpenuhi kuotanya,” katanya.

Pendaftaran dan verifikasi PPDB Jalur Afirmasi telah dilaksanakan pada Selasa, 23 Juni 2020 sampai dengan Jumat, 26 Juni 2020, seleksi dilakukan pada Sabtu, 27 Juni 2020 dan pengumuman pada Minggu, 28 Juni 2020. Sementara untuk pendaftaran jalur prestasi dan perpindahan orang tua/wali siswa sudah dilaksakanan pada Senin, 15 Juni 2020 sampai dengan  Rabu, 17 Juni 2020, seleksi secara sistem pada Kamis, 18 Juni 2020, dan pengumuman pada Jumat, 19 Juni 2020.

  Berganti Rektor, UTS Siap Membumi dan Mendunia

Calon siswa masih memiliki kesempatan mendaftar pada PPDB jalur zonasi. Pendaftaran dan verifikasi dimulai pada Kamis, 2 Juli 2020 sampai Senin, 6 Juli 2020, seleksi pada Selasa, 7 Juli 2020, dan pengumuman pada Rabu, 8 Juli 2020. PPDB Zonasi mengacu pada batasan kawasan/wilayah jarak tempat tinggal calon peserta didik baru dengan sekolah terdekat.

Fauzan juga menjelaskan, kuota yang kosong di jalur prestasi, jalur perpindahan orang tua siswa, atau jalur afirmasi nantinya, akan langsung dialihkan ke kuota zonasi. “Kuota sudah ditentukan. Jika kuotanya tidak terpenuhi, maka boleh dipindahkan ke jalur zonasi,” kata Fauzan.

Fauzan menekankan, terpenting adalah kuota jalur lain selain zonasi tidak melebihi ketentuan petunjuk teknis (Juknis) PPDB. Begitu juga dengan kuota keseluruhan siswa di satu sekolah, tidak boleh melebihi kuota awal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Mataram, yang juga Wakil Kepala bidang Kurikulum di SMAN 1 Mataram, Burhanudin mengakui kuota siswa baru melalui PPDB jalur afirmasi di SMAN 1 Mataram belum terpenuhi. Jumlah siswa baru lewat jalur afirmasi di SMAN 1 Mataram hanya 13 orang. “Jumlah pendaftar sebelumnya hanya 16 orang,” katanya.

Sementara itu,Sekretaris Panitia PPDB NTB, yang juga Kasi GTK SMK pada Bidang Pembinaan Ketenagaan dan Tugas Pembantuan Dinas Dikbud NTB, Mu’azam mengatakan, siswa yang tidak diterima pada jalur afirmasi tidak perlu mencabut berkas ke Dinas Dikbud NTB, karena sistem langsung menghapus data itu. Pendaftar bisa langsung mendaftar lagi di jalur zonasi. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here