Jalin Komunikasi dengan Pemprov NTB Penyelenggara Miss Indonesia Anggap Persoalan Sudah “Clear”

Mataram (suarantb.com) – RCTI selaku pihak penyelenggara ajang Miss Indonesia 2017 mengaku telah melakukan komunikasi dengan Pemprov NTB terkait Achintya Holte Nilsen yang diketahui bukan berasal dari NTB.

Head of Corporate Secretary RCTI, Tony Andrianto menjelaskan pihaknya telah menghubungi Pemprov NTB. Dalam komunikasi yang dilakukan tersebut, Tony mengaku persoalan tersebut telah terselesaikan. Hal itu ditandai dengan adanya kesepahaman pihaknya dengan Pemprov NTB dalam menyelesaikan persoalan ini.

Iklan

“Kemarin sudah kami hubungi Karo Humas dan Pak Gubernur. Sudah ada kesepahaman dengan Pemprov dan tidak ada permasalahan lagi. Semua sudah clear,” ujarnnya saat dihubungi suarantb.com, Kamis, 27 April 2017.

Dalam komunikasi antara pihaknya dengan Pemprov NTB, disepakati bahwa pihak penyelenggara akan tetap menjaga komunikasi dengan Pemrov NTB untuk agenda-agenda selanjutnya. Saat ini, yang menjadi fokus kedua belah pihak adalah untuk membawa nama NTB dalam kancah internasional.

“Prinsipnya bagaimana membawa NTB ke ranah internasional. Dan nanti kami akan tetap berkomunikasi dengan Pemprov untuk agenda lanjutan,” ungkapnya.

Tony menjelaskan, komunikasi dengan Gubernur NTB dilakukan agar persoalan ini tidak semakin besar. Terlebih, jika hal ini disangkut pautkan dengan isu kesukuan yang dapat memecah belah kesatuan antar bangsa. “Kita langsung komunikasikan dengan Pak Gubernur agar ini tidak dibesar-besarkan. Jangan sampai ini dibawa ke isu kesukuan. Karena kita akan bawa nama NTB ini ke ranah internasional,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah pro dan kontra mengiringi kemenangan finalis Miss Indonesia 2017, Achintya Holte Nilsen karena diketahui bukan berasal dari NTB. Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyayangkan sikap penyelenggara Miss Indonesia yang tidak berkoordinasi dengan daerah terkait pemilihan Achintya untuk mewakili NTB.

“Penyelenggara dari kontes apapun kalau memang ada nuansa untuk merepresentasikan daerah, disepakati dulu bicara dengan pemerintah ka nada Dinas Pariwisata juga. Tolong kalau merepresentasikan NTB harus melibatkan daerah,” ujarnya belum lama ini.

Meski demikian, Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab gubernur, tetap menyampaikan apresiasi atas kemenangan Achintya yang turut berperan dalam pembangunan pariwisata NTB. “Saya dan semua masyarakat NTB menyambut baik kalau ada kontribusi dari seluruh pihak termasuk dari swasta, dari siapapun untuk mempromosikan pariwisata kita. Prinsipnya kita menghargai, mengapresiasi kontribusi siapa pun untuk ikut bersama membangun pariwisata,” ungkap TGB.

Dengan adanya komunikasi yang dilakukan pihak RCTI ke Pemprov NTB ini, maka diharapkan adanya kesepakatan bersama sehingga kedepannya semakin dapat mendukung langkah Miss Indonesia wakil NTB dalam ajang Miss World 2017. (hvy/ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here