Jalan Udayana Sebaiknya Steril dari PKL

Suasana CFD di Udayana. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Kerap digunakan sebagai lokasi berdagang, ruas jalan dan trotoar di jalan Udayana Mataram harus disterilkan. Baik untuk PKL dan pedagang lainnya. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Rakyat (Perkim) Kota Mataram, H. Kemal Islam mengatakan, ruas jalan itu harus steril, sebab selama ini banyak PKL yang berjualan di bahu jalan dan trotoar.

“Masyarakat memang berlomba-lomba untuk berdagang di sana. Bukan untuk olahraga saja, makanya kita minta agar disterilkan,” katanya, Jumat, 13 Maret 2020. Padahal ujar Kemal, jalan Udayana diproyeksikan untuk mengendalikan emisi udara di Mataram. Sehingga masyarakat yang berolahraga di jalan Udayana bisa lebih sehat. “Makanya tolonglah Dishub untuk bisa menertibkan pedagang yang ada di Udayana. Apalagi ketika Car Free Day (CFD), pasti penuh oleh pedagang,” katanya.

Iklan

Padahal, lokasi pedagang di jalan Udayana sudah disediakan tempat oleh Pemkot Mataram. Sehingga, ketika CFD, trotoar tidak digunakan untuk apapun kecuali untuk berolahraga. “Kan ini pedagang, ada yang menggunakan trotoar bahkan ada yang jualan di ruas jalan,” sebutnya. Memang jelas Kemal, awal proyeksi jalan Udayana ialah sebagai pusat pasar petani saat kepemimpinan H. Moh. Ruslan. “Kemudian lama-lama muncul  untuk CFD,” tutupnya. (viq)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional