Jalan Rusak Akibat Longsor, Sejumlah Dusun di Sekotong Terancam Terisolir

Akses jalan yang nyaris terputus di Dusun Telaga Lebur Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong rusak akibat tertimbun longsor. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Sejumlah Dusun di Desa Sekotong Tengah kecamatan Sekotong Lombok Barat (Lobar) terancam terisolir akibat jalan penghubung ke beberapa dusun nyaris terputus akibat tertimbun longsor. Beberapa dusun terancam terisolasi di antaranya Dusun Loang Balok, Dusun Telaga Lebur Dese, Dusun Telaga Lebur dan beberapa dusun di daerah perbukitan.

Akses jalan kabupaten yang menjadi penghubung ke Desa Kedaro ini kondisinya rawan longsor, karena berada tebing perbukitan. Dipicu juga aktivitas pembukaan bukit untuk tanah urug dan pembangunan di jalur tersebut. Warga berharap agar jalan yang tertimbun longsor tersebut ditangani oleh Pemda. Jika tidak ditangani, dipastikan ketika hujan turun jalan akan putus total.

Iklan

Kades Sekotong Tengah, L. Sarappudin mengatakan, pihaknya mendesak agar dinas terkait segera melakukan penanganan. Butuh alat berat untuk membersihkan meterial longsor yang menutupi jalan kabupaten tersebut. “Jalan kabupaten yang ada di Dusun Telaga Lebur nyaris putus karena tertimbun longsor. Sampai saat ini tidak mampu ditangani melalui gotong-royong bersama warga,”kata Sarappudin, Jumat, 6 Maret 2020.

Pemdes bersama warga pernah bergotong-royong membersihkan meterial longsoran. Namun akibat ketebalan material yang menimbun akses jalan tersebut, sehingga tidak mampu ditangani. Karena itu, pihaknya berharap OPD terkait seperti Dinas PU dan BPBD segera turun tangan. Sebab jalan itu berstatus jalan kabupaten. Desa, kata dia, tidak mungkin menangani karena anggaran tidak ada.
Ketua Forum Kades Kecamatan Sekotong ini menjelaskan salah satu penyebab longsor di jalur tersebut dipicu aktivitas warga yang membuka lahan di tebing untuk pembangunan. Seharusnya, kata dia, warga juga tidak sembarang membuka lahan di pinggir perbukitan.

Sekdes M. Rasid menambahkan longsor yang menutup akses jalan tersebut juga dipicu akibat hujan deras yang terjadi di Sekotong Kamis, 5 Maret 2020 sekitar pukul 13.00 hingga 16.30 Wita. “Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan antara Desa Sekotong Tengah dan Desa Kedaro tepatnya di Dusun Telaga Lebur mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut di sebabkan oleh adanya tanah longsor. Longsor berasal dari material tanah urug yang belum diangkut,”jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Lobar, I Made Artadhana mengatakan, akibat hujan lebat melanda daerah Lobar dan sekitarnya beberapa hari lalu mengakibatkan kerusakan fasilitas pekerjaan umum. Seperti talud, jalan, irigasi dan lain-lain. Beberapa daerah yang diidentifikasi antara lain, kerusakan talud di Dusun Medas Munawarah Desa Taman Sari, longsor Langko, Karang Bayan, Mekar Sari dan Saribaye. “Termasuk yang dimaksud media (akses jalan di Dusun Telaga Lebur Sekotong,”terang dia.

Timnya sudah turun melakukan pemantauan ke lapangan, selanjutnya nanti akan direncanakan dan siapkan Rencana Anggaran dan Biaya (RAB). Setelah semua dokumen ada, barulah secepatnya dikoordinasikan dengan BPBD untuk penanganan daruratnya, apakah ada dananya atau tidak. Kalau memang tidak ada anggaran, maka akan dilakukan penanganan darurat agar jalan tersebut berfungsi. “Pastinya ini akan menjadi prioritas penanganan pada APBD perubahan” imbuh dia. Terkait talud longsor di Taman Sari, sudah dikoordinasikan dengan pihak rekanan sebab masih dalam masa pemeliharaan. (her)