Jaksa Segera Periksa Saksi Ahli Kasus Embung Sebewe

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sejumlah kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa segera dituntaskan. Salah satunya yakni kasus Embung Sebewe, Desa Sebewe, Kecamatan Moyo Utara. Dalam menangani kasus ini, jaksa belum juga mendapatkan keterangan saksi ahli.

Kajari Sumbawa, Paryono SH, Selasa 18 Oktober 2016 menyampaikan pihaknya tinggal menunggu keterangan saksi ahli dari BPKP terhadap kasus Embung Sebewe. Dalam waktu dekat pihaknya memintai keterangan ahli dimaksud. Mengingat sudah ada kesepakatan dengan pihak BPKP. “Belum keterangan ahli. Tapi sudah ada kesepakatan, tinggal menunggu waktu saja. Dalam waktu dekat kita mintai keterangan saksi ahli,” ujarnya.

Iklan

Kajari juga menyampaikan penanganan kasus lain yakni kasus Kapal Perintis. Berbeda dengan Embung Sebewe, pihaknya sudah mendapatkan keterangan ahli untuk kasus ini. Dimana pihaknya segera menuntaskannnya. “Kapal perintis kami sudah dapat keterangan saksi ahli. Akan segera kami selesaikan,” tukanya.

Seperti diberitakan, Embung Sebewe dibangun tahun 2009 lalu. Embung yang dikerjakan oleh CV Ngadek Jaya ini, hampir menelan anggaran Rp 2 miliar. Namun belum lama terbangun, embung tersebut jebol diterjang banjir. Dalam kasus ini jaksa sudah menetapkan tiga orang tersangka. Yakni LM (Direktur), SM (Kuasa Direktur), dan MS (Pengawas Lapangan).

Sedangkan kasus Kapal Perintis proyek milik Dishubkominfo diduga bermasalah setelah ada kejanggalan dari kondisi fisik kapal yang diperuntukkan sebagai sarana transportasi laut warga Pulau Medang dan Pulau Moyo. Dari hasil penelusuran yang dilakukan, kapal tersebut terindikasi merupakan kapal bekas. Dimana kapal tersebut dicat, sehingga terlihat baru. Tidak sampai sebulan, kapal tersebut tidak bisa digunakan karena mengalami kerusakan. Dalam kasus ini, jaksa sudah menetapkan dua orang tersangka.(ind)