Jajaki Koalisi, PPP, PAN dan Hanura Adakan Pertemuan Tertutup

Mataram (Suara NTB) – Petinggi tiga partai papan tengah di NTB, yakni PPP, PAN, dan Hanura akan mengadakan pertemuan tertutup, hari ini, Selasa, 14 Maret 2017 malam, untuk membicarakan kemungkinan berkoalisi pada Pilkada NTB 2018 mendatang. Masing-masing petinggi tiga partai tersebut telah menyatakan kesediaanya untuk melakukan pertemuan itu.

Demikian disampaikan langsung oleh Ketua DPW PPP NTB, Hj. Wartiah, S. Pd pada wartawan, Senin, 13 Maret 2017 kemarin. Dikatakan oleh Wartiah, bahwa tiga partai ini telah memiliki komitmen awal untuk mengusung pasangan calon pada Pilkada NTB mendatang. Hal itulah yang kemudian akan dipertajam pada pertemuan tertutup unsur pimpinan parpol di daerah itu, pada Selasa malam nanti.

Iklan

“Ini penjajakan dulu, tapi kami sudah memiliki pandangan yang sama soal Pilkada. Nah itu yang akan kita bicarakan lagi. Nanti selesai pertemuan akan langsung kami sampaikan hasilnya,” ujar Wartiah.

Pertemuan yang dimotori oleh PPP itu, bertekad menjadi salah satu blok kekuatan politik, yang siap untuk menyeimbangkan kekuatan blok politik di tempat lain yang juga sudah hampir  terbentuk, untuk menghadapi Pilkada NTB 2018 nanti. Karena seperti diketahui, jika kekuatan ketiga partai tersebut digabungkan, maka siapapun kandidat yang akan diusung oleh koalisi dari tiga partai ini, tak bisa dipandang remeh.

Seperti diketahui, jika jumlah kursi di DPRD NTB, ketiga partai tersebut digabungkan, maka sudah melampui syarat minimal 13 kursi untuk mengusung bakal calon kepala daerah. Dimana PPP memiliki enam kursi, Hanura lima kursi dan PAN juga lima kursi, maka akan ada 16 kursi dari koalisi tiga partai itu.

“Ya kitalah (PPP) yang menginisiasi pertemuan ini, sehingga pertemuannya di kantor DPW PAN. Semua ketua dari dua partai itu sudah konformasi akan datang dengan sejumlah petinggi lainnya,” ujar Wartiah.

Ahyar Abduh mencuat sebagai salah satu nama bakal calon Gubernur NTB, yang disebut-sebut akan diusung oleh koalisi ini. Informasi dari internal ketiga partai tersebut mengungkap adanya arus yang cukup kencang untuk mendukung Ahyar. Bahkan dari pengakuan Ahyar sendiri, yang ditemui baru-baru ini, mengaku telah mengantongi dukungan tiga partai sekaligus yang akan menjadi kendaraan politiknya pada Pikada NTB 2018.

Terkait hal ini, Wartiah tak menampik secara tegas soal isu tersebut. Secara eksplisit, ia membenarkan jika, kemungkinan arah bangunan koalisi dari tiga partai itu sepertinya akan mengarah pada Ahyar. “Masih belum sih kesana, cuman saya sangat salut pada pak Ahyar, karena dia berani melawan arus, ketika partainya sudah pasti tidak mendukungnya,” kata Wartiah.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Tim Pilkada PAN NTB, M. Hadi Sulton, S.Sos, juga membenarkan rencana pertemuan dari tiga partai tersebut. Pertemuan tersebut mengagendakan untuk membentuk kekuatan politik baru,  setelah Golkar terlebih dahulu memutuskan bakal calon yang akan diusungnya.

“Ya akan kita bertemu besok sama PPP, dan Hanura. Ketua saya sudah siap. Insya Allah kan ada kejutan nanti,” kata Sulton.

Begitupun dengan Ketua DPD Partai Hanura NTB, Mudahan Hazdy, yang dikonfirmasi Suara NTB, via pesan singkat juga membenarkan soal pertemuan tersebut. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here