Jagung Susah Dikirim, Harganya Sulit Dinaikkan

Ilustrasi tanaman jagung (Suara NTB/dok)

Bima (Suara NTB) – Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang biasa mengambil jagung untuk menaikkan harga jagung yang dianggap turun oleh petani dalam beberapa bulan terakhir.

Pengakuan itu disampaikan Bupati saat menerima masa aksi mahasiswa Donggo dan Soromandi yang menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikkan harga jagung, di ruang rapat kantor Bupati Bima, Rabu, 10 Juni 2020.

Iklan

Di hadapan perwakilan massa aksi, Bupati juga mengaku sempat mempertanyakan kepada pihak perusahaan yang membeli jagung di Kabupaten Bima apakah bisa menaikkan harga jagung. Hanya saja dijawab, saat ini jagung susah dikirim. “Mereka (pihak perusahaan) belum bisa menaikan harga jagung karena jagung susah dikirim,” katanya.

Meski begitu, Bupati mengaku harga jagung di wilayah Kabupaten Bima cukup variatif. Misalnya di Kecamatan Sanggar, harganya diatas Rp3.000 ribu perkilo. Sedangkan di wilayah Kecamatan Donggo dan Soromandi berkisar antara Rp2.900.

“Paling tidak harga ini mendekati harga berdasarkan Permendag dengan harga Rp 3.750 perkilogram dengan tingkat kadar air 15 persen,” katanya.

Selain soal harga, Ia juga akan membangun komunikasi dengan pihak perusahaan pemilik gudang jagung di Desa Bolo dan Monggo Kecamatan Madapangga untuk membangun gudang jagung penampung di Kecamatan Soromandi dan Donggo. “Prinsipnya Pemerintah Kabupaten Bima akan menindaklanjuti tuntutan massa aksi sesuai aturan dan aturan yang berlaku,”  katanya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa dari Kecamatan Donggo dan Soromandi menggelar unjuk rasa menuntut kenaikan harga jagung. Selain itu, massa aksi juga mendesak Pemerintah agar membangun gudang penampungan jagung di wilayah Donggo dan Soromandi.

Kemudian meminta Bupat agar menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang standar harga jagung yang dibeli ditingkat petani. Tuntutan lain yakni membentuk BUMD khusus membeli jagung serta menerapkan industrialisasi pengolahan jagung. (uki)