Jadi Tersangka Korupsi, Kasat Pol PP Bima akan Dicopot

Bima (Suara NTB) – Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer mengatakan, pihaknya akan segera menggantikan Kasat Pol PP Kabupaten Bima, ED. Sebelumnya yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejari Raba Bima.

“Insya Allah, beberapa hari kedepan akan dirapatkan soal ini,” kata Dahlan menjawab Suara NTB, Selasa, 13 Desember 2016.

Iklan

Dahlan memastikan bahwa yang bersangkutan akan dicopot. Hanya saja dia tidak membeberkan nama  yang akan menggantikannya. Karena hal tersebut akan dikoordinasikan dan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Bupati.

“Tunggu sajalah,” katanya.

Dia menegaskan, pihaknnya mengambil kebijakan tersebut berdasarkan ketentuan yang ada. Dengan mempertimbangakan proses hukum yang sedang dijalani oknum ED saat ini.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima menetapkan Kasat Pol PP Kabupaten Bima, ED sebagai tersangka. Dalam kasus dugaan korupsi kegiatan APBD tahun 2014.

Dalam kegiatannya oknum ini yang bertanggungjawab sebagai kuasa pengguna anggaran. Beberapa item kegiatan diduga disalahgunakan. Sehingga menyebabkan kerugian negara hampir Rp 400 juta, berdasarkan rilis BPK Perwakilan  NTB tahun 2016.
Kejari mengenakan Pasal 2 pasal 3 UU Tipikor pada yang bersangkutan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara  minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 200 juta.

Meski status oknum tersebut menjadi tersangka. Namun Kejari setempat tidak melakukan penahanan. Karena  yang bersangkutan bersikap kooperatif dan mampu memenuhi panggilan penyidik.

Sejauh ini Kejari masih merampungkan seluruh dokumen pemberkasan, supaya segera dilimpahkan ke Pengadilan dan bisa dilakukan persidangan.

“Tahap dua akan disegerakan. Kemungkinan beberapa minggu kedepan sudah mulai dilimpahkan,” pungkas Kasi Pidsus Kejari Yoga Sumana, SH, belum lama ini. (uki)

  Calon PAW dari Partai Golkar Bantah Lakukan Penggelapan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here