Jadi Tempat Asusila, Mohan Ancam Cabut Izin Hotel

Mataram (suarantb.com) – Terjaringnya puluhan pasangan yang diduga melakukan tindakan asusila dalam kamar hotel pada Selasa, 15 November 2016 lalu membuat geram Pemkot Mataram. Razia gabungan dari Satpol PP NTB dan Satpol PP Kota Mataram tersebut menyasar beberapa hotel di Kota Mataram. Terkait kejadian ini, Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengancam akan menutup dan meninjau kembali izin hotel yang dijadikan tempat asusila.

Razia juga akan terus dilakukan dengan menyasar hotel-hotel di Kota Mataram. “Kalau masih terjadi perulangan terus seperti ini, saya akan tinjau lagi izinnya. Saya tegaskan  sekali lagi, saya akan tinjau lagi izinnya,” tegasnya, Rabu, 16 November 2016.

Iklan

Mohan juga mengatakan akan meminta data nama-nama hotel yang dijadikan tempat razia dua hari lalu. “Nanti akan saya minta hotel-hotel mana saja itu,” katanya. Dengan kebijakan pencabutan izin tersebut, ia tidak khawatir akan berdampak terhadap perkembangan investasi di Kota Mataram.

Ia juga mengingatkan pemilik hotel agar memperketat lagi kebijakan penerimaan tamu. Pengusaha seharusnya memiliki tanggung jawab moral, tidak hanya berorientasi pada kepentingan bisnis dan keuntungan semata.

“Masa mereka tidak punya rasa curiga melihat pasangan-pasangan yang masih anak-anak muda. Tidakkah mereka menanyakan KTP atau status yang bersangkutan seperti apa,” kata Mohan. (rdi)

 

  BNNK Harap Pejabat dan Karyawan Pemkab KSB Bisa Tes Urine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here