Jadi Pemilih Terbesar Pemilu 2024, PPP Fokus Garap Suara Milenial

Ketua DPW PPP NTB, H. Muzihir membuka kegiatan Muscab DPC PPP.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tingkat Kabupaten/Kota se-NTB sedang berlangsung dipimpin langsung oleh Ketua DPW PPP NTB, H. Muzihir didampingi Sekretaris DPW PPP NTB Moh. Akri.

Setelah semua DPC PPP se Pulau Lombok sudah tuntas melakukan Muscab di kantor DPW PPP NTB. Kini giliran DPC-DPC di daerah Kabupaten/Kota di Pulau Sumbawa. Senin, 20 September 2021 giliran DPC Kabupaten Bima yang di Muscabkan.

Iklan

Selaku Ketua DPW PPP NTB Muzihir menekankan bahwa Muscab kali ini tidak memilih ketua seperti Muscab sebelumnya. Akan tetapi hanya memilih formatur, yang nantinya mereka akan bermusyawarah untuk menetapkan ketua DPC terpilih.

“Sudah tidak ada lagi Muscab itu berlama-lama, Muscab harus dilaksanakan secepat mungkin. Karena tidak memilih ketua, tapi hanya mengangkat formatur, yang ketua formaturnya dari DPW,” ujar Muzihir melalui keterangan persnya, Senin, 20 September 2021.

Pada kesempatan itu Muzihir menekankan kedepannya wajah kepengurusan DPC-DPC PPP harus lebih banyak diisi oleh milenial. Oleh karena itu, pengurus terpilih harus memberikan porsi yang besar pada anak muda untuk duduk di kepengurusan.

“Kepengurusan ke depan harus mengutamakan keterwakilan anak muda milenial, dan 30 persen perempuan. Mereka dipastikan harus benar-benar memiliki kompetensi di bidang masing-masing, jangan asal comot dan taruh sembarangan,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB itu juga kemudian memberikan PPP Kabupaten Bima target yakni harus mampu menambah kursi pada Pemilu 2024 mendatang. Pengaruh baru nantinya harus langsung tancap gas untuk bekerja mulai menggalang dukungan masyarakat.

“Jangan mudah puas dengan perolehan kursi dan suara hari ini. Melainkan harus terus bergerak, dan menjemput kantong-kantong suara untuk PPP lebih besar ke depan,” serunya. “Kuasai medan tempur, rebut hati masyarakat dengan sebaik baiknya, kuasai media sosial, dekati anak muda, sesuai dengan keinginan dan kesukaan mereka. Karena pemilih milenial pada tahun 2024 sangat banyak sekitar 60 persen, akan diisi oleh anak-anak muda kita hari ini,” sambungnya. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional