Jadi Pembicara Webinar Unicef, Siswi MTSN 1 Lobar Mengaku Idolakan Najwa Shihab

Baiq Niki Ayu Ningtias bersama Kepala Kemenag Lobar Kepala MTSN 1 Lobar. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Baiq Niki Ayu Ningtias siswi MTSN 1 Lombok Barat menjadi pembicara pada acara webinar yang diadakan Unicef. Dia didapuk sebagai pembicara satu-satunya mewakili NTB dan hanya beberapa yang diikuti dari Indonesia.

Kecakapan dan wawasannya membuat gadis berjilbab ini terpilih menjadi pembicara di ajang berkelas internasional tersebut. Atas prestasinya ini, ia pun diganjar penghargaan oleh Unicef dan diapresiasi oleh Kementerian Agama Lobar serta Desa setempat.

Iklan

Ditemui di sekolahnya, Selasa, 11 Agustus 2020, putri dari pasangan L. Unggul Supraba dan Baiq Siti Aisah Samsi yang masih duduk di kelas IX ini menceritakan awal mula dirinya menjadi pembicara pada acara yang diadakan Unicef.

Ia berasal dari keluarga terdidik, orang tuanya menjadi guru. Bapaknya merupakan honorer di salah satu SD di Lobar. Ibunya juga menjadi pengajar di sekolah. Awal mula terpilih menjadi pembicara, ia dilihat aktif oleh lembaga Unicef dan AJI sehingga ia diikutsertakan sebagai pembicara pada webinar tersebut.

Potensi yang dimilikinya diketahui oleh pihak Unicef, setelah dia diundang oleh sebuah stasiun radio lokal. “Dari situ katanya didengar oleh pihak Unicef, dan akhirnya saya dijadikan narasumber pada webinar Unicef,” jelas gadis kelahiran 6 Februari 2005 ini.

Ia juga aktif di gerakan aksi bergizi di sekolahnya. Sebelumnya ia juga pernah ikut banyak lomba. Gadis yang mengidolakan Najwa Shihab ini mengaku aktif juga di berbagai ekskul, seperti marching band, pramuka, tahfiz, dan juga OSIS.

Webinar ini diikuti oleh perwakilan berbagai negara, termasuk Indonesia. Sehingga ia pun sedikit merasa canggung saat berbicara, akan tetapi karena ia sudah terbiasa tampil di depan umum.

Materi yang disampakannya pada pertemuan virtual Unicef itu, terkait kegiatan yang dilakuan selama pandemi seperti pembelajaran daring dan luring. Serta konsumsi tablet tambah darah TTD dan kegiatan daring lainnya. Ia juga ditanya soal apa langkah agar tidak putus asa selama pandemi. “Saya sampaikan kondisi dan sekitar,” imbuh dia.

Ketua OSIS MTSN 1 Lobar ini mengaku sangat senang dan bangga didapuk sebagai pembicara di acara yang diselenggarakan organisasi sekelas Unicef. Karena ia bisa berada di antara pembicara tidak saja level Indonesia namun dari berbagai Negara.

Dia juga bangga disaksikan oleh masyarakat luas. Meskipun pelajar dari desa, tak menghalangi semangatnya untuk berkpotisi di level tinggi. “Perasaan saya sangat senang dan bersyukur bisa menjadi pembicara di ajang sekelas Unicef,”aku gadis penghobi membaca dan menonton video ini.

Apa yang diraihnya saat ini pun tak lepas dari dukungan orang tua, guru dan pembimbing di Unicef. Ketika ikut berbagai lomba, ia sering diberi nasehat oleh orang tua, terkait hal yang perlu diperbaiki.

Kedepan ia berharap memiliki wawasan luas dan berguna bagi banyak orang. Ia juga berharap juga apa yang dilakukannya bisa semangat menunut ilmu meski banyak keterbatasan karena dengan ilmu bisa menaikkan derajat. Bapak dari Baiq Kiki, L Unggul selaku orang tua sangat bangga dengan prestasi anaknya.

“Harapan saya sebagai orang tua bagaiaman yang terbaik, bukan saat ini tapi untuk masa depan lebih baik,” tuturnya.

Ia sendiri sangat mendukung anaknya. Kecerdasan anaknya mulai terlihat sejak SD, mulai SD sampai MTS selalu meraih peingkat I. Anaknya ini pun pernah ikut berbagai lomba baik tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi, salah satunya olimpade matematika. Ia berharap apa yang diraih anaknya ini menjadi contoh bagi anak lain agar bisa berkreasi sejak usia remaja.

Kepala MTSN 1 Lobar, Dra Nikmatul Islam mengatakan pihak sekolah sangat mengapresiasi atas prestasi dari muridnya tersebut.

“Ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, termasuk bapak kepala kantor kemenag lobar juga yang selalu menekankan kepada kita dalam menjalankan tugas ASN harus mengacu lima budaya kerja Kemenag, itu yang kami terapkan ada anak-anak didik kami sehingga membawa nama baik madrasah,” jelas dia.

Ia merasa bangga meskipun berada di pelosok, namun bisa bersaing dengan lainnya sehingga menjadi narasumber webinar Unicef bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Awal mula Baiq Niki menjadi pembicara, karena ia aktif di kegiatan aksi bergizi, dari sana termotivasi bagaimana membangkitkan semangat untuk berpacu. Ditambah sekolahnya juga ikut lomba sekolah sehat. Sehingga ada beberapa lomba yang diikuti dalam aksi bergizi itu.

“Seperti lomba yel-yel,dan video,” imbuh dia. Dari sana, begitu sudah sampai pada penilaian namun terjadi pandemi sehingga termotivasilah bagaimana mengembangkan program dari aksi bergizi, bisa belajar di tengah pandemi.

Dari Unicef, Baik Niki mendapatkan penghargaan berupa dana pembinaan. Termasuk dari kepala Kemanag akan membantu mempermudah kalau Baiq Niki melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Kepala Desa Kuripan Hasbi sangat bangga dengan prestasi remaja tersebut. Pihak desa pun kata dia termotivasi membantu Baiq Niki dan anak berprestasi lainnya di desa itu dengan memberikan beasiswa. “Tahun depan kita upayakan alokasikan beasiswa. Desa tetap memperhatikan generasi berprestasi seperti Baiq Niki ini,” terang Hasbi. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here