Jadi Kader JKN, Nursehan Bangga Bisa Edukasi Warga

Nursehan

Selong (suarantb.com) – BPJS Kesehatan terus memberikan informasi dan edukasi kepada peserta terkait Program JKN-KIS. Salah satu upaya yang dilakukan BPJS Kesehatan yaitu melalui Kader JKN. Kader JKN sendiri adalah mitra BPJS Kesehatan dengan tugas khusus di antaranya ialah edukasi, sosialisasi, pendaftaran JKN-KIS, serta mempermudah peserta dalam membayar iuran JKN-KIS.

Salah satu yang menjadi Kader JKN di Kabupaten Lombok Timur yaitu Nursehan. Nursehan merupakan salah satu kader JKN yang dicatut sebagai kader JKN berprestasi di BPJS Kesehatan Cabang Selong untuk wilayah Kecamatan Pringgabaya. Dikenal dengan sosok energik, ramah dan selalu ceria, Sehan begitu ia biasa disapa oleh peserta JKN-KIS di wilayah binaannya.

Iklan

“Saya merasa senang menjadi salah satu Kader JKN karena merasa hadir dan membantu masyarakat dengan hadirnya Program JKN-KIS,” ujar Sehan.

Sehan menceritakan bahwa ia mempunyai pengalaman yang berkesan ketika ada salah satu peserta JKN-KIS di wilayah binaannya akan melahirkan dan harus dengan jalan operasi sesar, tetapi tidak ada biaya sama sekali namun beruntungnya ia telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Saya memiliki pengalaman yang membuat saya terharu yaitu ketika ada seorang ibu yang akan melahirkan namun tidak ada biaya untuk melahirkan apalagi ia diberitahukan harus menjalani operasi cesar dan biayanya diberitahukan kurang lebih Rp10 juta, tetapi allhamdulillah ia tertolong dengan adanya JKN–KIS sebagai jaminannya. Ibu dan bayi pun lahir dengan selamat dan sehat,” ujar Sehan.

Sehan juga menuturkan bahwa selama menjadi Kader JKN, ada juga pengalaman yang kurang mengenakan saat turun ke lapangan.

“Selama turun lapangan juga ada pengalaman kurang baik seperti kena bentakan, dimarah, diusir sampai pernah harus lari dikejar anjing, tetapi itu semua saya syukuri karena lebih banyak orang yang merasa tertolong dengan adanya Kader JKN,” imbuh Sehan.

Tidak hanya mengedukasi mengenai JKN-KIS, Sehan juga mengedukasi warga di wilayah binaannya untuk tidak takut disuntik vaksin Covid-19.

“Setiap turun ke lapangan, banyak yang saya dengar masyarakat yang masih takut untuk divaksin Covid -19. Mendengar hal tersebut, saya pun menjawab untuk jangan takut, disuntik tidak sakit dan ini untuk kebaikan kita bersama,” tutup Sehan. (r/*)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional