Jadi Daerah Penyangga KEK Mandalika, Dewan Kritik Minim Perhatian Pusat Terhadap Lobar

Abu Bakar Abdullah, H. Fauzan Khalid. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Barat sudah lama digaungkan menjadi daerah Penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Namun dari sekian tahun menjadi daerah Peyangga KEK Kabupaten Lombok Barat terutama di wilayah Kecamatan Sekotong, belum mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat, sebagai daerah Peyangga KEK.

Kondisi ini, menimbulkan tanda tanya di kalangan DPRD Lombok Barat, terkait posisi Lombok Barat sebagai daerah Peyangga KEK. “Apakah sudah ada surat keputusan dari pemerintah pusat, sebagai daerah peyangga, di mana jika ada SK dari pusat, tentunya itu bisa menjadi legal dan standing dari pemerintah kabupaten untuk mendapatkan program dari pemerintah pusat,” tanya anggota Komisi II dari Fraksi PKS Abu Bakar Abdullah, kemarin. Sampai saat ini, kalangan DPRD Lombok juga belum melihat adanya surat atau SK yang menegaskan Lombok Barat sebagai daerah Peyangga KEK.

Iklan

Karena itulah, dalam paripurna penetapan APBD perubahan 2021, ia menyampaikan catatan kepada eksekutif, di mana DPRD Lombok Barat meminta kepada Pemkab Lobar untuk mempertegas posisi sebagai daerah peyangga.  “Mempertegas posisi Kabupaten Lombok Barat sebagai kawasan penyangga KEK Mandalika yang diakui secara regulasi di tingkat nasional,” kata Abu. Status ini sangat diperlukan, agar Kabupaten Lombok Barat mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan bantuan maupun pembiayaan dari pemerintah pusat ke daerah ini. “Kalau sudah ada regulasi resmi dari pusat, ini akan  mempermudah akses dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah,” tegas politisi PKS ini.

Adanya kepastian regulasi dari pemerintah pusat, akan menjadi penting  untuk menjadi dasar mengadvokasi anggaran dari pusat. Dimana kawasan peyangga di Lombok Barat agar benar-benar diperhatikan oleh pusat baik secara anggaran maupun program. “Contohnya dengan status  KEK Mandalika, menjadi daerah super prioritas pariwisata berimplikasi pada dukungan pembiayaan pusat yang luar biasa walaupun di masa pandemi,” ujarnya.

Maka dalam kondisi seperti ini, ketika sejumlah event sudah mulai digelar, tetapi pemerintah pusat belum memberikan banyak sentuhan program mau anggaran untuk Kabupaten Lombok Barat, yang disebut sebagai daerah peyangga. “Lobar harus punya tim lobi dan negosiasi yang handal di tingkat pusat yang serius berjuang dan jangan hanya berkutat di internal daerah saja, ” sarannya.

Abu mengakui, sampai saat ini, selama menjadi anggota DPRD Lombok Barat, dan duduk di komisi II, pihaknya belum melihat dokumen resmi, dari negara terkait penetapan Lombok Barat sebagai daerah peyangga KEK. “Saya belum melihat buktinya yang tercatat dalam dokumen negara sebagai daerah peyangga, makanya kita minta agar dipertegas posisi sebagai daerah peyangga,” pintanya.

Terpisah Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengatakan kalau SK atau Putus resmi dalam bentuk surat keputusan belum ada dari pemerintah pusat terkait status Lombok Barat sebagai daerah peyangga KEK Mandalika. “Belum ada SK, tapi tanpa SK otomatis Lombok Barat mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat,” kata Bupati saat ditemui kemarin.

Walapun belum ada status resmi, namun Lombok Barat banyak mendapatkan perhatian atau program dari pusat dalam dalam pengembangan pariwisata, seperti tahun ini Lombok Barat mendapatkan program dari pusat.  Seperti tahun ini pengembangan pariwisata untuk desa wisata di Sedau, kemudian untuk tahun 2022 mendapatkan di Desa Bengkaung, selain itu juga Lombok Barat mendapatkan perhatian pusat di Desa Sekotong Tengah dan Desa Sesot.

“Tapi kita tetap berharap pemerintah pusat bisa memberikan status resmi menjadi daerah peyangga, ” harapnya.  Bupati berharap, peran dari DPRD Lombok Barat juga ikut membantu melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat, melalui jalur partai agar pemerintah pusat mau mengeluarkan produk legalitas resmi bahwa Lombok Barat menjadi daerah peyangga KEK Mandalika. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional