Jabatan Sekda Lobar Diharapkan Dipercayakan pada Putra Daerah

TGH. Muharrar Mahfudz (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – TGH. Muharrar Mahfudz yang juga Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hakim Kediri berharap jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat dipercayakan kepada pejabat yang berasal dari putra daerah Lobar. Alasannya karena putra daerah paling tidak mengenal karakteristik wilayah Lobar lebih detail, sehingga mudah mengkoordinir dan menjadi motor penggerak program OPD dengan baik.

Namun demikian ia menyarankan kepada bupati agar dalam memilih pejabat yang mengisi jabatan sekda betul-betul menilai dari aspek profesionalisme. Kedua, bupati perlu menempatkan pejabat nantinya menjadi sekda harus mampu melihat bagaimana Lobar ke depan, artinya memiliki kemampuan bagaimana membawa Lobar ke depan. “Saya kira untuk pengenalan wilayah untuk bisa terkoordinir program-program dinas dengan baik tentu yang mengenal Lobar secara detail. Saya cenderung (jabatan Sekda) dari orang (pejabat) Lobar, kalau tujuan kita sekda itu betul-betul mampu menjadi motor penggerak di samping bupati sebagai pemegang policy utama,” kata Ketua Tim Pemenangan Zaitun (H. Fauzan Khalid – Hj. Sumiatun) pada Pilkada 2018 ini.

Iklan

Sekda, jelas dia, begitu strategis dalam pemerintahan, sebab selain pejabat tertinggi di birokrasi juga mampu menjadi motor penggerak dan mengkoordinasikan OPD dalam melaksanakan semua program. Untuk itulah, harapnya, sekda ini harus dipilih dari kalangan pejabat yang sudah memiliki reputasi.

Sebelumnya, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid mengatakan terkait siapa siapa nanti yang dipilihnya sebagai sekda, selalu memilih yang peringkat I. Ditanya adanya masukan dari sejumlah pihak agar jabatan sekda dipercayakan ke orang Lobar, Fauzan mengaku secara psikologis pasti ada keinginan demikian, hanya saja ia kembali ke hasil panitia seleksi. (her)