Jabatan Lowong Menunggu Enam Bulan Zul-Rohmi

Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Mutasi sembilan pejabat eselon II lingkup Pemprov NTB, Senin, 7 Januari 2019 lalu menyisakan dua jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lowong. Yakni Kepala Biro Humas dan Protokol serta Kepala Biro Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (APP dan LPBJP) Setda NTB.

Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D mengatakan, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc belum memerintahkan untuk dibentuk Pansel. Namun ia memastikan dua jabatan tersebut  akan direkrut oleh Pansel.

Iklan

‘’Kalau ke depan insya Allah itu dipansel eselon II yang kosong. Belum ada perintah (bentuk Pansel). Karena kalau sekarang buat Pansel, kita harus izin dulu dari Mendagri,’’ terang Sekda dikonfirmasi Kamis, 10 Januari 2019 siang.

Ia mengatakan, setelah Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) menjabat enam bulan, maka diperbolehkan melakukan mutasi tanpa izin Mendagri. Untuk mengisi kekosongan dua OPD tersebut, sudah ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol serta Plt Kepala Biro APP dan LPBJP Setda NTB.

Sekda memastikan, proses lelang atau tender proyek 2019 tak akan terganggu meskipun belum ada Kepala Biro APP dan LPBJP yang definitif. Karena sudah ditunjuk Plt yang melaksanakan tugas sebagai Kepala Biro APP dan LPBJP.

‘’Per 19 Maret, setelah itu boleh mutasi tanpa izin Mendagri,’’ terangnya.

Diketahui, sembilan pejabat eselon II yang digeser adalah Asisten I Setda NTB, Dr. M. Agus Patria, SH, MH menjadi Kepala Disnakertrans NTB, menggantikan Drs. H. Wildan yang sudah memasuki usia pensiun. Jabatan Asisten I selanjutnya dijabat mantan Kepala Dinas Perindustrian NTB, Dra. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si.

Jabatan yang ditinggal Eva, sekarang dijabat mantan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Aparatur, Politik, Hukum dan Pelayanan Publik, Ir. Andi Pramaria, M. Si. Jabatan yang ditinggal Andi selanjutnya dijabat mantan Kepala Biro APP dan LPBJP Setda NTB, Ir. Swahip, MT. Untuk jabatan Kepala Biro APP dan LPBJP dibiarkan kosong.

Selanjutnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir. Hj. Budi Septiani dimutasi menjadi Kepala Disnakeswan NTB. Kepala Disnakeswan NTB sebelumnya, drh. Aminurahman dimutasi menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Selain itu, pergeseran juga terjadi di Setda NTB. Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, Drs. H. Wirajaya Kusuma, MH dimutasi menjadi Kepala Biro Perekonomian. Wirajaya menggantikan posisi M. Nur Aulia yang diipercaya menjadi Kepala Biro Kerjasama Setda NTB.

Sedangkan posisi yang ditinggal Wirajaya, sekarang dijabat mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, H. Irnadi Kusuma, S.STP, ME. Posisi yang ditinggalkan Irnadi dibiarkan kosong. Untuk jabatan Kepala Biro Humas dan Protokol serta Biro APP dan LPBJP akan dilakukan pembentukan Pansel.

Di lingkup Biro Humas dan Protokol  dilakukan penyegaran. Kabag Pemberitaan, L. Ismunandar Eka Saputra dimutasi menjadi Kabag Kerjasama Pemerintahan pada Biro Kerjasama. Sedangkan Kabag Pemberitaan sekarang dijabat Najamuddin, S. Sos, MM.

Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemprov NTB ini mengatakan mutasi yang dilakukan tersebut dilakukan secara akuntabel dan transparan. ‘’Kalau ada yang berbeda persepsinya, itu subjektif. Yang jelas Pak Gub sudah menyatakan seperti itu. Kalau saya sebagai Sekda yakin apa yang dilakukan sesuatu yang benar,’’ katanya. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional