Jabat Kapolresta Mataram, 100 Hari Program Prioritas Kombes Pol Heri Wahyudi

Heri Wahyudi.(Suara NTB/why)

Kombes Pol Heri Wahyudi mulai memimpin sebagai Kapolresta Mataram sejak Senin, 4 Januari 2021. Mantan Kapolres Lombok Barat ini punya sederet program prioritas yang akan dilaksanakan dalam 100 hari awal masa kepemimpinannya. “Kasih waktu 100 hari lah untuk pembenahan ke dalam,” ujarnya usai dilantik Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal. Heri menggantikan Kombes Pol Guntur Herditrianto yang promosi menjadi Karo SDM Polda Maluku Utara.

Heri menyadari bahwa keamanan Kota Mataram yang notabene ibukota provinsi menjadi tolak ukur kondusivitas wilayah NTB. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakatnya tidak bisa dengan cara-cara biasa. “Upaya pendekatan dulu. Sekaligus mengedepankan kehadiran anggota di tengah masyarakat,” terang perwira melati tiga yang berpengelaman di bidang intelijen ini.

Pekerjaan rumah Heri yakni menjaga tren penurunan angka kriminalitas. Catatan Suara NTB, pada tahun 2020 lalu, total kasus kriminal mencapai 962 kasus dengan tingkat penyelesaian 69,54 persen. Indeks kejahatan paling tinggi secara berurutan antara lain pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, narkoba, dan perjudian.

Demikian juga dengan penanganan tindak pidana korupsi. saat ini kasus yang sedang dalam penyidikan yakni kasus dana BOS SDN 19 Cakranegara tahun 2015-2017 dan kasus korupsi dana RTG Desa Sigerongan, Lingsar, Lombok Barat tahun 2018. “Kita upayakan lebih dari target. Kita tidak hanya mengandalkan target yang ada di DIPA (Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran),” tegas Heri.

Untuk pengawalan penanganan Covid-19, Heri menyatakan pihaknya sudah menyiapkan personel dalam rangka pengawalan distribusi vaksin. Yang mana vaksinasi dijadwalkan Januari-April ini. “Kita kawal sampai ke penerima,” tandasnya. (why)