ITDC Janjikan Peningkatan Partisipasi Warga di MotoGP

Ilustrasi sirkuit MotoGP (Gambar oleh Daniel Byram dari Pixabay)

Praya (Suara NTB) – Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis Arie Prasetyo Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengaku event WSBK yang baru lalu telah memberikan efek ganda bagi perekonomian di pulau Lombok. Hampir semua sektor kembali bergerak. Terutama sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan sektor pariwisata. Mulai dari jasa transportasi hingga hotel dan restoran.

Dari beberapa pelaku usaha jasa transportasi, mengaku selama gelaran event WSBK omzet mengalami peningkatan cukup signifikan. Dimana biasanya omzet dari jasa penyewaan transporatasi hanya hanya sekitar Rp 10 sampai 15 juta per bulan. Namun memasuki awal bulan November hingga hingga gelaran WSBK, omzet meningkat mencapai hampir Rp 70 juta.

Iklan

Kemudian dari sektor akomodasi, event WSBK telah meningkatkan okupansi hotel rata-rata mencapai 95 persen. Dengan hotel-hotel di kawasan The Mandalika merasakan paling besar dampak positif dari event WSBK. Bahkan, pihak pengelola hotel sampai menolak booking hotel karena sudah penuh.

Peningkatan okupansi hotel tersebut secara tidak langsung juga mendorong peningkatan omzet hotel. Dari hanya sekitar 15 persen saja sebelum event WSBK berlangsung, melonjak menjadi hingga 85 persen menjelang hingga pelaksanaan WSBK. “Peningkatan okupansi tidak hanya berlangsung pada hotel atau akomodasi yang berlangsung di The Mandalika saja, melainkan juga di luar Kawasan The Mandalika,” sebutnya.

Selain kedua bidang tersebut, event WSBK telah menciptakan peluang emas bagi UMKM lokal. UMKM yang menjual makanan dan minuman merupakan salah satu UMKM yang paling merasakan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan event ini.

Tingginya antusiasme masyarakat Indonesia untuk hadir menyaksikan balapan juga meningkatkan perputaran uang di seputar kawasan The Mandalika sehingga menambah perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Karena Pemkab Loteng sendiri memperoleh tambahan PAD yang berasal dari pajak hiburan sebesar 15 persen, pajak parkir 30 persen serta pajak restoran dan hotel sebesar 15 persen selama event berlangsung.

Ajang WSBK juga menunjukkan besarnya partisipasi warga desa lingkar The Mandalika dalam menyukseskan acara ini. ITDC bersama ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang merupakan bagian dari ITDC Group, telah merekrut tenaga kerja sebanyak 1.475 orang dari NTB, termasuk warga dari enam desa penyangga The Mandalika untuk terlibat dalam event WSBK.

Tenaga kerja tersebut ada yang bertugas sebagai petugas marshal, petugas COVID-19 safety, medis dan kru medis, kru event, crowd control, dokumentasi, fasilitas, produksi, kebersihan, stage, ticketing, transportasi, dan waste management selama persiapan dan event berlangsung.

Di luar itu, ITDC NU juga telah merekrut dan melatih sejumlah warga dari desa lingkar The Mandalika untuk bertugas di area-area parkir VIP dan area parkir timur untuk membantu mengarahkan kendaraan yang akan parkir, baik kendaraan roda dua, roda empat, maupun setara bus.

Pihak berkomitmen untuk melibatkan sebanyak mungkin warga NTB khususnya warga lingkar The Mandalika untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan event-event kedepannya. Dengan keterlibatan warga NTB tersebut akan semakin menambah kemampuan warga lokal dalam menyambut dan mengelola event-event internasional di masa datang. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional