ITDC Desain Ulang Kawasan Pasar Seni Kuta

Praya (Suara NTB) – Kondisi pasar senin Kuta Pujut Lombok Tengah (Loteng) saat ini terkesan tak terurus dengan baik.  Bahkan kawasan tersebut saat ini menjadi salah satu kawasan kumuh di Desa Kuta. Padahal, pasar seni Kuta tersebut, berada didalam kawasan Mandalika yang saat ini tengah dalam proses pengembangan oleh ITDC.

Melihat kondisi tersebut Pemkab Loteng berkerjasama dengan pihak ITDC, berencanakan akan melakukan  desain ulang kawasan pasar seni tersebut. Supaya bisa lebih tertata rapi dan indah.

Iklan

“Konsep desainnya sedang disusun dan diharapkan dalam waktu yang tidak lama lagi, desainnya sudah siap,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Loteng, H. Amir Husain, kepada Suara NTB, Jumat, 17 Februari 2017.

Diakuinya, penataan ulang pasar senin Kuta tersebut mendesak untuk dilakukan. Mengingat kondisi pasar seni yang sampai saat ini belum berfungsi optimal, seperti yang direncanakan sejak awal pembangunan. Dimana pasar tersebut diharapkan bisa menjadi pusat perbelanjaan untuk produk-produk lokal. Namun saat ini justru banya yang sudah beralih fungsi.

Amir menambahkan, penataan ulang pasar tersebut juga penting. Karena letaknya yang berada di dalam kawasan Mandalika. Tidak jauh dari lokasi Masjid Agung Mandalika serta Pantai Kuta. Khawatirnya kalau tidak ditata ulang, akan meningalkan kesan kurang bagus bagi kawasan Mandalika itu sendiri.

Di satu sisi, ITDC tengah berupaya keras menata kawasan Mandalika. Dilain sisi, justru ada satu kawasan yang terkesan kumuh dan tidak terawat. “Penataan kembali pasar senin Kuta tersebut, singkron dengan rencana pengembangan kawasan Mandalika,” imbuhnya.

Pantauan Suara NTB menunjukkan, dari puluhan loss pasar yang ada di pasar seni Kuta tersebut, hanya sebagian saja yang digunakan sebagai tempat berjualan. Sebagian lagi ada yang digunakan sebagai tempat tinggal dan ada juga yang belum dimanfaatkan sama sekali.

Pasar seni Kuta itu sendiri dibangun pada tahun 2011 lalu. Dan, mulai dimanfaatkan pada tahun 2013. Sebagai tempat relokasi para pedagang yang berjualan di kawasan roi pantai Kute. Dengan harapan, pasar tersebut bisa berkembang menjadi pusat souvenir dan oleh-oleh di kawasan wisata Pantai Kuta. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here