Isyaratkan Demosi Kepala OPD, Bupati Lobar Akui Terima Tekanan Soal Mutasi

H. Fauzan Khalid (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid telah mengantongi izin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melakukan mutasi pejabat lingkup Pemkab setempat. Bupati perlu mengkaji beberapa catatan dari KASN sebelum melakukan mutasi. Pada mutasi nanti, Bupati mengisyaratkan banyak Kepala OPD bakal digeser bahkan ada yang didemosi. Bahkan menjelang mutasi, Bupati menerima tekanan dari beberapa pihak.

“Sudah ada surat (izin) dari komisi ASN. Ada beberapa catatan (saran) tapi itu kita pertimbangan itu. Maka besok saya rapatkan dulu,” katanya, Jumat, 14 Januari 2022.

Iklan

Catatan dari komisi ASN itu, terhadap dua kepala OPD yang akan dimutasi. Namun ia tak menyebut OPD tersebut. Saran atau catatan KASN itu jelas Bupati, tidak ada menyangkut proses pansel, pendidikan, tapi murni lebih ke personal dan tidak ada kaitannya dengan hasil Pansel. ¬†“Dari sisi prosedur tidak ada masalah,” ujarnya.

Catatan KASN ini, jelas dia, tidak wajib dilaksanakan Pemda. Hanya saja ia akan rapat membahas itu bersama jajaran. Pihaknya berencana melakukan rapat kemarin (Jumat, kemarin), namun karena laporannya baru masuk, maka pihaknya akan rapat pada pekan depan.

Pihaknya akan melaksanakan mutasi setelah membahas catatan KASN tersebut. Izin yang diperoleh dari KASN, kalau Kemendagri itu tembusan. Karena izin Kemendagri dibutuhkan di OPD tertentu seperti Dukcapil dan Inspektorat. “Tapi tetap kami tembuskan,” imbuhnya.

Ditanya soal tekanan kepada dirinya soal mutasi? Diakui bupati itu pasti ada. Karena¬† itu tergantung jabatan. Semakin tinggi maka semakin tinggi juga tekanan. Presiden pun kata dia pasti ada. “Kalau itu tergantung jabatan, jabatan orang (semakin tinggi maka tekanan besar),”aku bupati. (her)

Advertisement