Isu Kemiskinan Bakal Jadi Materi Utama Debat Kandidat di Pilkada NTB

Mataram (Suara NTB) – Debat kandidat putaran pertama calon kepala daerah NTB 2018, sudah ditetapkan akan digelar KPU pada tanggal 12 Mei mendatang. Isu kemiskinan disiapkan KPU menjadi salah satu materi utama dalam debat tersebut.

Demikian disampaikan Komisioner KPU NTB bidang teknis, Suhardi Soud, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 25 April 2018 kemarin. Saat debat nanti, semua pasangan calon diwajibkan hadir. Masing-masing pasangan calon, diperbolehkan membawa pendukungnya sebanyak 100 orang.

Iklan

Untuk materi debat, menurut Suhardi, tengah dirumuskan oleh tim ahli. Yang jelas materinya tidak akan jauh dengan kondisi NTB saat ini.

“Untuk pertanyaan dan isu masih didiskusikan oleh tim, dan pakar. Tapi tema besarnya salah satunya soal kesejahteraan rakyat,” ujarnya. Materi debat tersebut juga akan disampaikan ke paslon. Sehingga mereka nantinya bisa mempersiapkan diri menghadapi debat.

Sementara itu, Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, H. Agus, M. SI, menyampaikan, persiapan materi debat oleh paslon, dinilai sangat penting. Karena masyarakat yang akan menentukan pilihannya saat debat kandidat berjumlah, cukup besar, terutama dari kalangan pemilih rasional.

Ia melihat masyarakat yang belum menentukan pilihan masih cukup besar, yakni di atas 40 persen lebih. Setidaknya hal itu terlihat dari sejumlah lembaga survei yang merilis hasil surveinya baru-baru ini. Dari angka 40 persen lebih itu, Agus memprediksi, sekitar 30 persen masyarakat akan segera menentukan pilihan setelah debat kandidat digelar.

“Ya, mereka akan segera menentukan pilihannya setelah debat publik. Dari 40 persen pemilih saat ini yang belum memutuskan pilihannya untuk kondisi saat ini dugaan saya 30 persennya adalah pemilih pemula, kelas menengah dan pemilih terdidik lainnya. Mereka masih menunggu, sehingga debat publik itu penting bagi 30 persen pemilih ini,” paparnya.

Untuk itu, penampilan para paslon pada saat debat berlangsung, cukup berpengaruh terhadap dukungan kepada paslon. Paslon yang tampil terbaik, dinilai akan lebih banyak mendapat dukungan dari calon pemilih yang belum menentukan pilihannya. (ndi)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional