Isu Gelombang Tinggi, Penumpang di Pelabuhan Kayangan-Poto Tano Sepi

Satu kapal penyeberangan di Pelabuhan Kayangan sedang menunggu penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Sumbawa.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Penumpang kapal penyeberangan dari arah Pelabuhan Kayangan Lombok Timur (Lotim) menuju Pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat sepi. Kondisi itu diduga disebabkan akan terjadi isu gelombang tinggi yang terjadi perairan Lombok maupun Sumbawa.

Supervisor Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan-Lotim, I Made Sukarta, yang dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 28 Desember 2018, tidak menampiknya. Menurutnya, kondisi cuaca di perairan Pelabuhan Kayangan normal, meski angin kencang terjadi di darat. “Kondisi jalur penyeberangan normal. Hanya saja penumpang yang sepi,” ungkapnya.

Iklan

Pihak ASDP Kayangan sebelumnya menargetkan penumpang meningkat 5 persen pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun fakta di lapangan saat ini situasi lengang baik penumpang peorangan maupun kendaraan roda dua dan empat. Bahkan penumpang yang menyeberang dari arah Pelabuhan Kayangan, kapal hanya membawa 5-7 unit kendaraan truk. Kendati demikian kapal tetap jalan sesuai jadwal, kesepakatan, dan komitmen yang disepakati dan tidak mesti menunggu kapal penuh.

Dari kondisi ini, Made Sukarta mengungkapkan peluang merugi sudah tentu. Namun itu sudah menjadi risiko pihak perusahaan ketika penumpang sepi. Diakuinya, sepinya penumpang terjadi mulai hari Rabu lalu dari sebelumnya penumpang membeludak saat peringatan liburan Natal pada 25 Desember lalu. “Kemarin penumpang membeludak saat liburan Natal. Kondisi sangat jauh berbeda dengan kondisi yang sekarang,” jelasnya.

Kalaupun terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi pada jalur penyeberangan. Made Sukarta mengungkapkan bahwa itu akan menjadi tanggung jawab syahbandar dengan hasil koordinasi apakah kapal diperbolehkan untuk tetap melayani penyeberangan ataupun dilakukan penundaan. Adapun jumlah kapal yang beroperasi saat ini sebanyak 20 kapal baik dari arah pelabuhan Kayangan maupun sebaliknya. (yon)